• Login
Bacaini.id
Saturday, April 4, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Rahasia Membuat Tape Manis Bondowoso

ditulis oleh
5 May 2022 12:28
Durasi baca: 2 menit
Tape Bondowoso. Foto: istimewa

Tape Bondowoso. Foto: istimewa

Bacaini.id, BONDOWOSO – Siapa tak kenal tape Bondowoso. Saking terkenalnya makanan ini hingga muncul ungkapan ‘tak ke Bondowoso jika tak makan tape’.

Sebagai kuliner khas Bondowoso, jumlah perajin atau pembuat tape di kota ini cukup banyak. Keberadaan tape bisa dijumpai hampir di tiap toko dengan berbagai merek dan harga. Sama seperti keberadaan tahu kuning di Kota Kediri.

Keahlian membuat tape sebenarnya tak hanya dimiliki warga Bondowoso. Di tempat lain tape singkong juga ditemukan dengan cita rasa berbeda. Biasanya penampakannya cenderung putih dan tidak terlalu manis.

“Inilah yang membedakan tape Bondowoso dengan kota lain,” kata Komindarto, warga Kampung Tenggarang, Bondowoso saat berbincang dengan Bacaini.id, Kamis, 5 Mei 2022.

Tape Bondowoso berwarna kuning dengan rasa yang sangat legit dan manis. Inilah yang menjadi pembeda makanan ini hingga terkenal ke seluruh daerah.

Menurut Komin, tape Bondowoso dibuat dari singkong mentega yang berwarna kuning. Perajin tape di Bondowoso memilih tak membuat tape jika tidak menemukan pasokan singkong kuning sebagai bahan baku utama.

Untuk cara membuatnya hampir sama dengan tape di daerah lain. Kalaupun ada perbedaan biasanya pada komposisi peragian atau fermentasi.  

Komin menuturkan pembuatan tape khas Bondowoso ini bisa dilakukan siapa saja. Caranya cukup siapkan peralatan dapur standar seperti panci, pisau, entong kayu, nyiru, kompor, daun pisang, besek, dan buddhul (keranjang dari anyaman bambu).

Sedangkan bahan yang diperlukan yakni singkong berwarna kuning (singkong mentega) dengan kualitas super, air untuk mencuci dan mengukus singkong, serta ragi.

Pertama-tama, cuci bersih semua alat yang akan digunakan untuk proses pembuatan tape. Kupas singkong sampai benar-benar habis kulit luarnya. Cuci bersih dengan air yang mengalir lalu tiriskan.

Selanjutnya kukus singkong sampai mengeluarkan uap. Siram dengan air panas dan kukus kembali sampai matang. Tetapi ingat jangan mengukus singkong sampai empuk.

Angkat singkong dari tempat pengukusan dan letakan di nyiru. Selanjutnya diamkan hingga dingin. Setelah suhunya sama dengan suhu ruangan, taburi secara merata dengan ragi yang sudah dihaluskan. Lalu bungkuslah singkong dengan daun pisang.

“Simpan dalam keranjang besar budhul dan letakkan di tempat yang hangat. Biarkan selama kurang lebih 2 hari 2 malam untuk hasil yang maksimal,” kata Komindarto.

 Penulis: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bondowosotape
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Hari Tri Wasono

Ketika Suara Itu Pergi, Apa yang Ikut Hilang?

lokasi ledakan elpiji di Trenggalek

Elpiji Meledak di Trenggalek, 3 Warga Terbakar, 2 Korban Kritis

peta lokasi Dragon’s Triangle di Jepang

Misteri Dragon’s Triangle, Segitiga Bermuda Asia yang Menelan Kapal dan Pesawat

  • Wawali Blitar Elim Tyu Samba tidak hadir di upacara Hari Jadi ke-120 Kota Blitar

    Ada Apa dengan Wawali Blitar Elim Tyu Samba? Absen di Hari Jadi ke-120 Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muscab PKB Blitar Penuh Kejutan, Nasa Barcelona Tantang Gus Tamim di Bursa Ketua DPC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terguling di Tol Jombang, Bus Restu Angkut 35 Penumpang, Evakuasi Korban Berlangsung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In