• Login
Bacaini.id
Friday, April 24, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Pemberantasan Sarang Nyamuk Untuk Cegah DBD

ditulis oleh Editor
16 January 2022 21:03
Durasi baca: 2 menit
Petugas fogging rumah warga Desa Keling, Kabupaten Kediri. Foto:Bacaini/AK.Jatmiko

Petugas fogging rumah warga Desa Keling, Kabupaten Kediri. Foto:Bacaini/AK.Jatmiko

Bacaini.id, KEDIRI – Puskesmas Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri menggelar pengasapan atau fogging untuk mencegah penyebaran nyamuk Aedes Aegypti. Kegiatan tersebut dilakukan setelah adanya temuan kasus warga yang terjangkit demam berdarah.

Kepala Puskesmas Keling, Wantyo Yekti Utoro mengatakan, fogging dilakukan di wilayah RT 21 dan 23 Dusun Bukaan.

“Lokasi yang dilakukan fogging adalah lingkungan dimana ada warganya yang terjangkit demam berdarah. Di dusun ini ada 4 warga terjangkit DBD sehingga dilakukan fogging,” kata Wanto, Minggu, 16 Januari 2022.

Sementara itu, Rofi’i Lukman, Kades Keling mengatakan, tidak hanya rumah warga, pengasapan dengan racun ini juga dilakukan di sekolah, pondok pesantren, dan fasilitas umum yang ada di lingkungan tersebut.

“Satu hari sebelum fogging, telah dilakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serentak oleh Kader Jumantik Desa Keling, tentu untuk mengurangi dan mencegah perkembanganbiakan nyamuk,” tutur Rofi’i.

Pada kesempatan itu, petugas puskesmas bersama Pemdes Keling juga melakukan sosialisi terkait pentingnya melakukan  3M secara rutin. Pihaknya mengimbau kepada warga untuk mencegah adanya genangan air di sekitar rumah sekaligus melakukan ikanisasi atau pemberian ikan di bak mandi.

“Untuk kedepannya, pihak desa telah berencana mengadakan ledang atau himbauan keliling untuk mengingatkan masyarakat tentang kebersihan dan pencegahan DBD,” pungkasnya.

Cegah DBD

Seperti diketahui, kasus DBD pada musim penghujan seringkali mengalami peningkatan, hal ini dikarenakan adanya air yang berada di tampungan yang bisa menjadi tempat nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak.

Untuk menghentikan kasus DBD, yang bisa dilakukan adalah masyarakat adalah :

1. Membersihkan rumah dan lingkungan masing-masing dengan cara menguras semua penampungan air bersih. Meliputi bak kamar mandi, tampungan air untuk memasak, air minum burung , tampungan air di dispenser, tampungan air di belakang kulkas, dll. Intinya semua tampungan air baik di dalam maupun di luar rumah harus di kuras 1 minggu sekali.

2. Pada waktu menguras seharusnya membuat kesepakatan di lingkungan atau desa untuk menguras secara bersamaan. Tujuannya untuk memutuskan daur hidup nyamuk, karena perkembangbiakan nyamuk, mulai dari telur sampai menetas dan terbang, butuh waktu 13 – 14 hari, sedangkan nyamuk dewasa umurnya hanya 30 hari.

3. Bekerja sama dengan desa melalui tim kader Jumantik  untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dari rumah ke rumah dengan radius 200 M dari kasus, dengan tujuan untuk menemukan sumber penularan.

Penulis: AK.Jatmiko
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Jet tempur F-15K Korea Selatan terbang dalam formasi latihan di langit Daegu

AU Korea Selatan Minta Maaf atas Insiden Tabrakan Dua Jet F-15K saat Latihan di Daegu

Jembatan Cangar Batu Mojokerto lokasi bunuh diri dan fenomena Werther Effect

Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

Ilustrasi korupsi dana hibah Pokir. Foto: bacaini/AI

Jejak Dana Pokir, dari Aspirasi ke Bancakan Anggaran

  • Alun-alun Kota Kediri yang mangkrak dan Kepala Dinas PUPR Endang Kartika Sari.

    Pemkot Kediri Tak Punya Strategi Lanjutkan Proyek Alun-alun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Larung Sembonyo Trenggalek 2026: Ribuan Warga Ikuti Ritual Syukur Nelayan Prigi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In