• Login
Bacaini.id
Friday, May 15, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Larung Sembonyo Trenggalek 2026: Ribuan Warga Ikuti Ritual Syukur Nelayan Prigi

Tradisi Larung Sembonyo di Pantai Prigi Trenggalek kembali digelar, ribuan warga ikuti kirab buceng raksasa hingga prosesi larung sebagai simbol syukur dan doa keselamatan nelayan

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
23 April 2026 13:45
Durasi baca: 2 menit
tradisi larung sembonyo trenggalek di pantai prigi dengan buceng raksasa

Ribuan warga mengikuti prosesi Larung Sembonyo di Pantai Prigi, Trenggalek, dengan mengarak buceng raksasa sebelum dilarung ke laut (foto/Bacaini.id)

Bacaini.ID, TRENGGALEK – Ribuan orang mengikuti ritual tradisi Larung Sembonyo di pesisir Prigi Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek Jawa Timur dengan khidmat.

Tradisi Larung Sembonyo merupakan ritual tahunan masyarakat nelayan pantai selatan. Wujud rasa syukur atas hasil tangkapan ikan yang melimpah sekaligus doa agar senatiasa diberi keselamatan dan keberkahan.

Prosesi larung sembonyo diawali dengan kirab tumpeng raksasa atau buceng yang dihias dengan aneka hasil bumi. Arak-arakan dimulai dari Kantor Kecamatan Watulimo menuju Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi. 

Setiba di pelabuhan berlanjut dengan doa bersama. Para nelayan, tokoh masyarakat, dan warga sekitar memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki selama setahun terakhir. 

Wanto, Ketua panitia larung sembonyo, menuturkan  tradisi sudah berlangsung turun-temurun sejak ratusan tahun lalu. Bukan hanya ritual adat, tapi juga bagian penting dari identitas budaya masyarakat pesisir selatan Trenggalek.

“Tradisi ini rutin dilaksanakan setiap tahun pada bulan Selo dalam penanggalan Jawa. Ini adalah bentuk rasa syukur sekaligus harapan kami agar ke depan hasil tangkapan semakin baik,” tuturnya Kamis (23/4/2026)

Usai didoakan, buceng raksasa kemudian dibawa ke dermaga dan diangkut menggunakan perahu menuju tengah laut. Buceng raksasa tersebut dilarung. Ratusan nelayan turut mengiringi prosesi ini.

“Setibanya di titik tertentu, buceng bersama sesaji lainnya dilarung ke laut sebagai simbol persembahan dan doa,” tambahnya.

Tradisi Larung Sembonyo tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu menarik perhatian pengunjung dari berbagai daerah.

Melalui larung sembonyo, masyarakat nelayan Trenggalek menunjukkan bahwa nilai gotong royong, rasa syukur, dan kearifan lokal tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.

Penulis: Aby Kurniawan

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: larung sembonyopantai selatanPrigiTradisi Larung Sembonyotrenggalekwatulimo
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi pertarungan moralitas dan loyalitas dalam pemilihan Ketua KONI Kota Blitar

Moralitas vs Loyalitas di Bursa Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030, Siapa Menang?

Ilustrasi telur yang disebut dapat membantu menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan menjaga kesehatan otak

Rutin Konsumsi Telur Disebut Turunkan Risiko Alzheimer hingga 27%

Satgas Etik UNU Blitar menangani kasus dugaan pelecehan seksual dosen terhadap mahasiswi

Dosen UNU Blitar Diduga Lecehkan 15 Mahasiswi, Terancam Pidana

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In