• Login
Bacaini.id
Friday, May 15, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

AU Korea Selatan Minta Maaf atas Insiden Tabrakan Dua Jet F-15K saat Latihan di Daegu

Permintaan maaf disampaikan setelah investigasi mengungkap manuver nekat pilot demi mengambil gambar jadi penyebab utama tabrakan

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
24 April 2026 16:33
Durasi baca: 2 menit
Jet tempur F-15K Korea Selatan terbang dalam formasi latihan di langit Daegu

Dua jet tempur F-15K milik Angkatan Udara Korea Selatan saat latihan formasi, insiden tabrakan terjadi akibat manuver tanpa izin demi perekaman (foto/Kemenhan Korsel)

Bacaini.ID, KOREA SELATAN – Angkatan Udara Korea Selatan (AU Korsel) akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas insiden tabrakan dua jet tempur F-15K saat latihan formasi di dekat Daegu pada Desember 2021.

Dikutip dari The Guardian, dalam pernyataan resminya dalam konferensi pers pada Rabu (22/4) waktu setempat, juru bicara AU Korsel menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas insiden tersebut.

Permintaan maaf akhirnya disampaikan oleh AU Korsel setelah Dewan Audit dan Inspeksi Korea Selatan merilis hasil investigasi terbaru. Dalam laporan disebutkan, manuver tak terencana demi pengambilan gambar pribadi menjadi penyebab utama tabrakan dua jet tempur F-15K.

Salah satu pilot pendamping mencoba mengabadikan momen penerbangan terakhirnya bersama unit, dengan merekam gambar. Ia melakukan manuver tajam dengan menanjak  dan memiringkan pessawat tanpa aba-aba atau izin, untuk mendapatkan sudut pengambilan gambar yang ia anggap bagus.

Sementara itu, pilot lain juga merekam video dari pesawat utama. Saat jarak kedua jet semakin dekat, kedua pilot sempat mencoba menghindar, namun bagian ekor jet pendamping menghantam sayap jet utama hingga sebabkan kerusakan yang signifikan.
Total kerugian akibat insiden ini mencapai sekitar 880 juta Won atau setara Rp10,3 miliar. Insiden ini tidak menimbulkan korban, dua pilot dilaporkan selamat.

Dewan Audit menyimpulkan bahwa pilot pendamping menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas insiden tersebut. Mereka juga menyoroti lemahnya pengawasan AU terhadap aktivitas perekaman selama penerbangan saat itu.

Sebagai konsekuensi, pilot yang terlibat telah dicopot dari tugas penerbangan, dikenai sanksi disiplin berat, dan kemudian keluar dari dinas militer. Selain itu juga diwajibkan menaggung sebagian biaya perbaikan pesawat.

Pasca insiden, AU Korea Selatan menyatakan telah memperketat aturan keselamatan, termasuk larangan dan pengawasan ketat terhadap aktivitas perekaman selama penerbangan, guna mencegah insiden serupa terulang.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: AU KorselF-15 Kkecelakaan pesawatkorea selatankorsel
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi pertarungan moralitas dan loyalitas dalam pemilihan Ketua KONI Kota Blitar

Moralitas vs Loyalitas di Bursa Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030, Siapa Menang?

Ilustrasi telur yang disebut dapat membantu menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan menjaga kesehatan otak

Rutin Konsumsi Telur Disebut Turunkan Risiko Alzheimer hingga 27%

Satgas Etik UNU Blitar menangani kasus dugaan pelecehan seksual dosen terhadap mahasiswi

Dosen UNU Blitar Diduga Lecehkan 15 Mahasiswi, Terancam Pidana

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In