• Login
Bacaini.id
Sunday, June 7, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Otot Bokong Ternyata Pengaruhi Umur Panjang, Ini Penjelasan Ahli Kesehatan

Glutes atau otot bokong kini disebut sebagai ‘otot panjang umur’ karena berpengaruh besar pada metabolisme, keseimbangan tubuh hingga kualitas hidup saat menua

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
30 May 2026 08:00
Durasi baca: 3 menit
Latihan squat untuk menjaga kesehatan otot bokong atau glutes

Ilustrasi latihan squat untuk memperkuat glutes atau otot bokong yang berperan penting dalam metabolisme dan mobilitas tubuh (foto/magnific)

Poin Penting:

  • Glutes atau otot bokong disebut sebagai “otot panjang umur” karena berkaitan dengan metabolisme, keseimbangan tubuh dan mobilitas saat menua
  • Kekuatan glutes membantu menurunkan risiko jatuh, menjaga postur tubuh dan mendukung sensitivitas insulin yang lebih sehat
  • Latihan seperti squat, deadlift, hip thrust, lunges hingga jalan kaki menanjak disarankan untuk menjaga kesehatan otot bokong

Bacaini.ID, KEDIRI – Selama ini otot bokong atau glutes lebih sering dikaitkan dengan estetika tubuh. Namun kini para ahli kesehatan mulai menyoroti peran glutes sebagai salah satu otot paling penting untuk metabolisme, keseimbangan tubuh hingga kualitas hidup manusia saat menua.

Baca Juga:

  • Minyak Peppermint Terbukti Turunkan Tekanan Darah, Harapan Baru Penderita Hipertensi

Otot terbesar di tubuh manusia ini ternyata punya hubungan erat dengan metabolisme, keseimbangan tubuh, mobilitas, hingga kualitas hidup saat menua.
Tak sedikit pelatih kebugaran yang menyebut glutes sebagai ‘otot panjang umur’.

Hal ini tidak berlebihan mengingat banyak penelitian yang menunjukkan kekuatan tubuh bagian bawah berkaitan dengan risiko penyakit kronis, kemampuan bergerak mandiri, dan kesehatan secara keseluruhan.

Fungsi Otot Bokong Ternyata Sangat Vital untuk Tubuh

Glutes, otot bokong, terdiri dari tiga otot utama, yakni gluteus maximus, gluteus medius dan gluteus minimus. Gluteus maximus merupakan otot yang terbesar dan terkuat. Otot ini memiliki fungsi vital dalam hampir semua aktivitas harian manusia seperti berdiri, berjalan, naik tangga, menjaga postur tubuh hingga menjaga keseimbangan.

Baca Juga:

  • Riset Gallup Ungkap Pekerja Indonesia Paling Bangga Jadi ‘Budak Korporat’, Stres Kerja Terendah di Dunia
  • Harga Diri, Marwah dan Kehormatan KONI Kota Blitar: Untuk Olahraga atau Politik?

Karena perannya yang sangat besar, penurunan kekuatan glutes seringkali berdampak langsung pada kualitas hidup seseorang, terutama saat memasuki usia lanjut. Salah satu alasan mengapa glutes mulai mendapat perhatian besar adalah hubungannya dengan meetabolisme tubuh. Jaringan otot merupakan salah satu pengguna glukosa terbesar di tubuh manusia.

Ketika seseorang bergerak atau berolah raga, otot akan menyerap gula darah untuk digunakan sebagai energi. Menurut National Institutes of Health (NIH), massa otot yang baik berhubungan dengan sensitivitas insulin yang lebih sehat.

Olahraga yang Disarankan untuk Menguatkan Glutes

Karena merupakan kelompok otot terbesar dalam tubuh manusia, latihan untuk mengaktifkan glutes seringkali dikaitkan dengan peningkatan metabolisme dan pembakaran energi yang lebih baik. Latihan atau olahraga yang disarankan untuk otot bokong yang lebih sehat adalah: squat, deadlift, hip thrust, lunges, hingga jalan kaki menanjak.

Glutes yang sehat, lebih dapat membantu manusia untuk berdiri lebih stabil, mengurangi risiko jatuh, menjaga postur tubuh, menopang tulang belakang dan mampu mempertahankan mobilitas harian.

Selain olahraga untuk kekuatan otot, pola makan juga berperan penting. Protein membantu memperbaiki dan mempertahankan massa otot, terutama pada orang dewasa dan lansia yang mulai mengalami penurunan massa otot alami atau sarcopenia.

Tak kalah penting, mengurangi kebiasaan duduk terlalu lama juga menjadi langkah sederehana yang berdampak besar bagi kesehatan tubuh bagian bawah.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: GluteskesehatanolahragaOtot Bokong
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi sejarah Dewan Banteng dan konflik politik dengan pemerintahan Soekarno

Dewan Banteng, Kaum Fasis yang Merongrong Soekarno, Siapa Mereka?

Diskon tiket kereta api ekonomi 30 persen selama libur sekolah 2026 dari KAI Daop Madiun

Diskon Tiket 30 Persen dari Daop 7 Madiun Selama Libur Sekolah, Ini Daftar KA yang Melintas

Tangkapan layar unggahan akun IG Pemkot Kediri.

Dirujak Netizen, Car Free Night di Stasiun Kediri Dibatalkan

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In