• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Harga Tembakau Tinggi, Petani Tulungagung Diuntungkan Kemarau Panjang

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
23 October 2023 14:20
Durasi baca: 2 menit
Harga tembakau tinggi, petani Tulungagung diuntungkan kemarau panjang. (foto/setiawan/Bacaini)

Harga tembakau tinggi, petani Tulungagung diuntungkan kemarau panjang. (foto/setiawan/Bacaini)

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Kemarau panjang membawa berkah tersendiri bagi petani tembakau di wilayah Kabupaten Tulungagung Jawa Timur.

Musim kemarau membuat petani tembakau berhasil panen dengan harga lumayan tinggi. Sebelumnya, ratusan hektar tanaman tembakau gagal panen (puso) akibat musim penghujan.

Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Tulungagung Suyanto mengatakan, pada kemarau ini 40 persen dari 1.040 hektar lahan bertanaman tembakau telah panen.  

“Lahan tembakau yang sudah panen mencapai 431 hektare atau 699 Ton tembakau kering. Tanaman tembakau yang dipanen ini kebanyakan dari tembakau yang bisa selamat saat musim hujan kemarin,” ujar Suyanto kepada wartawan Senin (23/10/2023).

Pada musim penghujan sebelumnya, yakni bulan Juli 2023, lahan seluas 116 hektar bertanaman tembakau di Tulungagung, gagal panen. Tidak sedikit petani yang mengalami kerugian besar.

Dari laporan yang diterima dinas pertanian, untuk tanaman berusia 1 bulan tanam petani menderita kerugian hingga Rp70 juta.

“Setiap lahan tembakau itu bisa rugi Rp 70 Juta jika mengalami puso. Dan kemarin itu, tanaman tembakau yang puso masih usia 1 bulan tanam,” terangnya.

Kendati demikian, selama berlangsungnya musim penghujan masih ada tanaman tembakau yang selamat. Tidak sedikit petani yang kembali menanam tembakau. Di wilayah Tulungagung luas lahan tembakau mencapai 1.040 hektar.

Lahan tembakau menyebar di wilayah Kecamatan Pakel, Boyolangu, Gondang dan Sumbergempol.

Jika musim kemarau masih bertahan lama, menurut Suyanto potensi panen raya tembakau di Tulungagung bisa mencapai 1.768 ton. Bagi petani tembakau hal itu kabar bagus karena harga mengalami kenaikan.

Tembakau campuran kering yang semula Rp 50 ribu, kini naik hingga Rp 90 ribu per kg. Sedangkan tembakau polos kering dari harga Rp 80-90 ribu per kg naik menjadi Rp 135 ribu per kg.

Tembakau asal Tulungagung rata-rata dikirim ke Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, Jawa Tengah hingga luar Jawa. Sebagian besar atau 60 persen tembakau beredar di pasar tradisional. Sedangkan 40 persen selebihnya masuk ke pabrik.

“Naiknya harga tembakau disebabkan karena stok tembakau yang sedikit akibat puso yang terjadi saat musim hujan kemarin,” pungkasnya.

Penulis: Setiawan

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kemarau panjangmusim kemaraupanen tembakaupetani tembakaupetani tembakau tulungagung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi cara menyimpan daging kurban di freezer menggunakan plastik zip lock agar tetap awet dan higienis

5 Cara Menyimpan Daging Kurban agar Awet 6 Bulan, Jangan Dicuci Sebelum Masuk Freezer

Petugas dan warga berada di lokasi ledakan petasan balon udara di Dusun Tekik Gandusari Blitar

Ledakan Petasan Balon Udara di Blitar Tewaskan 1 Warga dan Lukai 2 Anak

Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan skema dana hibah KONI Kota Blitar

    Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samanhudi Anwar Akan Mundur Saat Pelantikan Ketua KONI Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In