• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Betawi Punya Benyamin, Kediri Punya Titi Qadarsih

ditulis oleh
22 September 2020 08:31
Durasi baca: 2 menit
Indra "Slank" bersama ibunya Titi Qadarsih. Foto: istimewa

Indra "Slank" bersama ibunya Titi Qadarsih. Foto: istimewa

Hari ini publik tanah air dikejutkan oleh munculnya gambar Benyamin Sueb sebagai Google Doodle. Sebuah pengakuan atas ketokohan Benyamin sebagai seniman yang merawat budaya Betawi.

Selasa, 22 September 2020, perusahaan multinasional Amerika Serikat Google memilih Benyamin Sueb menjadi ikon Google Doogle. Pengguna dapat melihat sosok seniman legendaris Betawi tersebut pada huruf “G”. Sementara pada keempat huruf lainnya, Google juga menampilkan empat hal yang erat kaitannya dengan Benyamin. Seperti ondel-ondel dan peralatan musik tanjidor.

Ketokohan Benyamin Sueb memang tak diragukan. Demikian pula Titi Qadarsih, seniman serba bisa yang malang melintang di industri hiburan tanah air.

Titi Qadarsih lahir di Jalan Yos Sudarso 26 Tulungrejo Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri pada 22 September 1945. Ayahnya Mohammad Sardjan adalah Menteri Pertanian dari Partai Masyumi dalam Kabinet Wilopo.

Bakat seni Titi tumbuh sejak kecil. Mengutip laman wikipedia, sejak kecil Titi gemar menirukan liuk-liuk asap. Dia bahkan sempat mempelajari tari balet klasik. Bakat itu meluas menjadi penari, pesenam, pelukis, penyanyi, hingga dunia peran.

Titi Qadarsih saat masih muda. Foto: istimewa

Titi mengawali kariernya sebagai anggota grup penyanyi Salanti Bersaudara pada tahun 1964. Ia pun menjadi primadona di Sanggar Karya pimpinan Juni Amir, yang mengisi acara tarian di Hotel Indonesia. Titi sempat membentuk Venus Girl Dance Group, sebelum banting setir menjadi peragawati dan foto model.

Kecintaan TIti pada dunia hiburan membuatnya gagal menyelesaikan pendidikan formal. Dia pernah tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia jurusan Bahasa Inggris (1962-1963) dan Fakultas Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Universitas Indonesia (1963-1964). Dua pendidikan itu tak pernah diselesaikan.

Tercatat sudah 19 judul film dia perankan dengan satu diantaranya mengantarkan sebagai nominator Festival Film Indonesia tahun 1982 dalam Film ‘Jangan Ambil Nyawaku’.  Di dunia tarik suara Titi pernah berduet dengan penyanyi legendaris Gombloh.

Bakat ini menurun kepada anaknya Indra Qadarsih yang menjadi keyboardis grup musik Slank. Persona Indra Qadarsih melekat dengan Slank, bahkan hingga dirinya hengkang dan membentuk BIP bersama Bongky dan Pay Siburian. Kini Indra Q tengah konsen dengan dua sejawatnya di project 31F.

Meninggalnya Titi Qadarsih pada 22 Oktober 2018 di usia 73 membuat dunia seni tanah air berduka. Titi adalah potret kerja keras dan dedikasi terhadap kesenian, yang memulai  langkah dari Pare Kediri. (HTW)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: benyamin suebgoogle doodleslanktiti qadarsihtokoh kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Paus Leo menyampaikan pengakuan dan permintaan maaf Vatikan atas keterlibatan historis Gereja Katolik dalam praktik perbudakan

Paus Leo Minta Maaf atas Perbudakan, Vatikan Akui Keterlibatan Historis Gereja Katolik

Sutopo bersama kuasa hukumnya, Faris Trihatmoyo. Bacaini/Syailendra

Ajudan Bupati Jombang dan Oknum PNS Dilaporkan Memeras dan Sekap Warga

Komarudin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Trenggalek Lewat PAW

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan skema dana hibah KONI Kota Blitar

    Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samanhudi Anwar Akan Mundur Saat Pelantikan Ketua KONI Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In