• Login
Bacaini.id
Saturday, April 4, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Anggota Satpol PP Kediri Jual Motor Untuk Beli Beras

ditulis oleh
10 August 2021 19:52
Durasi baca: 3 menit
Nur Khamid menunjukkan motor Punch yang dilelang. foto: Bacaini/Novira

Nur Khamid menunjukkan motor Punch yang dilelang. foto: Bacaini/Novira

Bacaini.id, KEDIRI – Seorang anggota Satpol PP Kota Kediri melelang sepeda motor klasiknya untuk membeli beras. Beras itu bukan dipakai sendiri, tetapi disumbangkan untuk masyarakat miskin.

Bak kisah Robin Hood atau Maling Gentiri, anggota Satpol PP bernama Nur Khamid ini bergerak sendiri untuk membantu masyarakat. Tak tega melihat banyaknya warga yang kesulitan ekonomi, Nur Khamid melelang sepeda motornya untuk membantu mereka.

“Motor ini saya jual untuk membeli beras. Bukan untuk saya sendiri, tetapi dibagikan kepada masyarakat yang susah mencari makan,” kata Nur Khamid kepada Bacaini.id, Selasa 19 Agustus 2021.

Sepeda motor yang dijual pun bukan sembarangan. Nur Khamid menjual motor antik yang menjadi koleksi kesayangannya, yakni sepeda motor Punch yang populer di era Perang Dunia II. Jenis Punch yang dimiliki Nur Khamid diproduksi tahun 1955 dengan kapasitas silinder 175 cc. Dia mendapatkan motor itu pada tahun 2015 dari seseorang di Kampung Ingris.

Sebagai kolektor motor klasik yang tergabung dalam Joyoboyo Motor Antik Club (JMAC), Nur Khamid sangat sayang pada motornya. Namun dia juga merasa tak tega dengan banyaknya masyarakat yang susah mencari makan saat ini.

Karenanya Nur Khamid memutuskan menjual satu dari tiga sepeda motor klasik miliknya dengan harga pembukaan Rp 35 juta. Dia menjualnya dengan sistem lelang dan berharap harga tertinggi untuk bisa membantu masyarakat.

“Ini masih dalam proses penawaran setelah saya posting di media sosial. Hasilnya akan saya belikan beras semuanya,” kata Nur Khamid.

Menurutnya harga kendaraannya  masih relatif mahal di segmen kolektor motor klasik. Dia memastikan kendaraan asli buatan Austria itu masih bagus dan siap pakai. Harganya diperkirakan bisa mencapai Rp 40 – 50 juta untuk kolektor.

Motor Touring

Nur Khamid memiliki kenangan yang cukup kuat dengan motor itu. Sejak menjadi penghuni garasinya tahun 2015 silam, motor itu sudah berkali-kali menemaninya touring ke beberapa daerah.

Bahkan kendaraan klasik itu masih kuat digunakan untuk perjalanan jauh. Walaupun tidak dipungkiri kerap beberapa kali mogok. “Perjalanan terjauh motor itu sampai ke Yogyakarta,” kata Nur Khamid.

Dia menerangkan, memiliki kendaraan antik dan klasik memang berbeda dengan kendaraan baru. Pemiliknya tak bisa abai dalam melakukan perawatan. Peralatannya juga tidak mudah ditemukan di toko atau bengkel pada umumnya.

Hal-hal seperti itulah yang membuat harga sepeda motor klasik lebih mahal. “Yang pasti biayanya lebih mahal, bengkelnya pun khusus,” katanya.

Dia berharap pembeli motornya kelak benar-benar perhatian dan menyukai motor klasik. Proses lelang dan pembayarannya akan dilakukan di depan penyalur bantua, sehingga dirinya sama sekali tak memegang uang penjualannya.

Penulis: Novira Kharisma
Editor: HTW

tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi orang tua melacak lokasi anak melalui smartphone

Cara Melacak HP Anak di Manapun Berada dengan Mudah dan Aman

Ilustrasi kenaikan harga plastik dan kemasan makanan

Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Mulai “Pelit” Kresek Akibat Lonjakan Biaya Produksi

Foto: bacaini by AI

Jejak Diplomasi Soekarno dan Jalan Masuk Freeport ke Papua

  • Wawali Blitar Elim Tyu Samba tidak hadir di upacara Hari Jadi ke-120 Kota Blitar

    Ada Apa dengan Wawali Blitar Elim Tyu Samba? Absen di Hari Jadi ke-120 Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muscab PKB Blitar Penuh Kejutan, Nasa Barcelona Tantang Gus Tamim di Bursa Ketua DPC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terguling di Tol Jombang, Bus Restu Angkut 35 Penumpang, Evakuasi Korban Berlangsung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In