• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Waspadai Efek Yoyo, Penyebab Gemuk Setelah Puasa

ditulis oleh Redaksi
9 March 2025 10:00
Durasi baca: 2 menit
Ilustrasi orang makan atau ngemil. Foto: unsplash

Ilustrasi orang makan atau ngemil. Foto: unsplash

BACAINI.ID, KEDIRI – Sebagian umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa ramadan mengaku tak mengalami penurunan berat badan. Bahkan bobot mereka cenderung naik meski telah menahan makan minum sebulan penuh.

Problem berat badan kerap menjadi salah satu motivasi seseorang untuk berpuasa. Tak sekedar menjalankan kewajiban, ibadah puasa justru menjadi metode diet paling efektif.

Nurlaila, karyawati perusahaan swasta di Kediri memiliki berat badan 50 kilogram sebelum menjalankan ibadah puasa tahun lalu. Seiring dijalaninya ibadah puasa ramadan sebagai umat Muslim, berat badan Nurlaila berangsur-angsur turun. “Saya hanya makan saat buka dan sahur saja, tak ada acara ngemil malam hari,” katanya kepada Bacaini.ID, Minggu, 9 Maret 2025.

Alhasil di hari terakhir puasa ramadan, berat badan Nurlaila turun drastis menjadi 40 kilogram. Artinya dalam 30 hari saja dia sudah berhasil memangkas berat tubuhnya sebanyak 10 kilogram, tanpa harus berkeringat untuk melakukan olah raga khusus.

Tak hanya dirinya, keluarga dan teman dekatnya mengapresiasi penurunan berat badan Nurlaila yang cukup drastis.

Sayang hal itu tidak bertahan lama. Usai merampungkan puasa, perempuan 32 tahun ini tidak mengontrol asupan makanan di hari lebaran. Bahkan hingga beberapa lama usai lebaran pola makannya seperti kesetanan. “Kayak menebus puasa kemarin,” kata Nurlaila.

Dalam hitungan minggu, berat badan Nurlaila berubah. Bukan hanya kembali ke bobot sebelumnya, berat badannya melampui angka 50 kilogram seperti saat sebelum puasa. Mengapa ini bisa terjadi?

Sejumlah riset kesehatan menyebut kasus yang dialami Nurlaila merupakan Yoyo effect (efek Yoyo), di mana seseorang meninggalkan pola makan atau kebiasaan secara mendadak.

Penurunan berat badan yang terjadi pada seseorang saat menjalankan ibadah puasa diakibatkan tidak adanya kalori sampingan yang masuk ke tubuh. Kalori sampingan ini biasanya terjadi karena aktivitas ngemil. Padahal ngemil kerap dipicu merasa bosan atau kebiasaan. Sementara tubuh tidak merasa lapar atau kekurangan gula dan lemak.

Selain kalori, di dalam tubuh orang yang berpuasa akan mengalami penurunan lemak jahat seperti LDL dan trigliserid. Di saat yang bersamaan lemak baik atau HDL makin meningkat. Di sinilah terjadi kondisi tubuh yang ideal dan sehat.

Sayangnya, hanya sedikit masyarakat yang mampu menjaga pola makan tersebut hingga di luar bulan puasa. Apalagi usai puasa, ada hari raya yang menyajikan banyak makanan di mana-mana. Saat inilah efek Yoyo terjadi.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: berat badandietjajanngemilpuasapuasa ramadhan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

Paus Leo menyampaikan pengakuan dan permintaan maaf Vatikan atas keterlibatan historis Gereja Katolik dalam praktik perbudakan

Paus Leo Minta Maaf atas Perbudakan, Vatikan Akui Keterlibatan Historis Gereja Katolik

Sutopo bersama kuasa hukumnya, Faris Trihatmoyo. Bacaini/Syailendra

Ajudan Bupati Jombang dan Oknum PNS Dilaporkan Memeras dan Sekap Warga

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan skema dana hibah KONI Kota Blitar

    Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samanhudi Anwar Akan Mundur Saat Pelantikan Ketua KONI Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In