• Login
Bacaini.id
Sunday, May 3, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Usulan KH Yusuf Hasyim Pahlawan Nasional Diamini Menteri Fadli Zon

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
3 February 2025 21:56
Durasi baca: 3 menit
Usulan KH Yusuf Hasyim Pahlawan Nasional Diamini Menteri Fadli Zon (foto/Bacaini)

Usulan KH Yusuf Hasyim Pahlawan Nasional Diamini Menteri Fadli Zon (foto/Bacaini)

Bacaini.ID, JOMBANG – KH Yusuf Hasyim pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur (periode 1965-2006), diusulkan menjadi pahlawan nasional.

Ide pengusulan Pak Ud, begitu biasa disapa sebagai pahlawan nasional sudah ada sejak 5 tahun lalu. Hal itu diungkapkan KH Irfan Yusuf atau Gus lrfan, selaku perwakilan keluarga.

Karenanya, Gus Irfan yang juga Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH) berterima kasih atas semua pihak yang membantu.

Ia menegaskan banyak cerita yang perlu dikenang dari sosok Pak Ud. “Ini perlu diteladani oleh bangsa lndonesia, terutama dalam berjuang,” ujar Gus Irfan Senin (3/2/2025).

Pak Ud merupakan putra Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari, pendiri NU. Jasanya besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Bukan hanya di jalur militer, Pak Ud juga berkiprah di wilayah politik, sosial, kenegaraan, pendidikan dan dunia pesantren. 

Mengutip dari buku Biografi KH M Yusuf Hasyim, Kiai Militer Pengawal ldeologi NKRl Berbasis Pesantren, banyak kiprah Pak Ud yang terekam jelas.

Buku biografi KH Yusuf Hasyim dibedah langsung oleh Aguk Irawan, penulisnya di aula Ponpes Tebuireng. 

Pengasuh Ponpes Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin mengatakan banyak sejarah dari setiap pengasuh ponpes Tebuireng. Salah satunya adalah Pak Ud. 

“KH Yusuf Hasyim yang menjadi pengasuh sejak 1965 sampai 2006,” ujar Gus Kikin.

Menurut Gus Kikin membaca sejarah sangat penting. Tapi mencetak sejarah juga lebih penting. Karenanya ia berharap diskusi bisa membedah berbagai peran KH Yusuf Hasyim.

“Sehingga perlu dihargai peran itu, baik oleh pemerintah maupun kalangan pesantren,” tambahnya.

Gubernur terpilih Jawa Timur Khofifah lndar Parawansa mengapresiasi bedah buku ini. Karena banyak jejak perjuangan kiai yang tidak ditulis.

Meski para kiai tidak ingin ditulis dan dikenang, tapi sudah jadi tugas bangsa ini untuk menulisnya. “Apalagi buku ini ditulis sangat teliti dan otentik,” katanya.

Sementara Aguk Irawan si penulis buku menjelaskan jika data ia peroleh pada pertengahan Desember 2024.

Aguk mengaku banyak mendapatkan data primer yang itu sempat membuatnya bingung harus memulai dari mana.

Ia juga mengatakan baru pertama kali menulis tokoh dengan peran sepanjang Pak Ud dan bersyukur tidak mengalami hambatan yang berarti.

“Insya Allah akan terbit tiga buku lagi tentang KH Yusuf Hasyim, termasuk kisah romantis saat bertemu pertama kali dengan Nyai Bariyah dari Madiun,” katanya. 

Dalam acara ini Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon hadir secara virtual. Ia mengatakan sependapat dengan narasumber yang hadir.

Bahwa KH Yusuf Hasyim merupakan kiai pejuang bangsa. Fadli mengaku kenal lama dengan sosok Pak Ud, di mana tekadnya mengabdi untuk bangsa begitu kuat.

“Saya sependapat KH Yusuf Hasyim sangat pantas diberi gelar pahlawan nasional. Agar perjuangan beliau diteladani dan menginspirasi generasi penerus,” paparnya.

Penulis: Syailendra

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Fadli ZonjombangKH Yusuf Hasyimpahlawan nasionalPak UdPonpes Tebuireng
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia dengan simbol kebebasan berekspresi dan aktivitas jurnalis

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026: Tema Perdamaian hingga Tantangan Kebebasan Media di Indonesia

Hamparan bunga liar berwarna-warni di Namaqualand saat musim semi

Wisata Bunga Liar Mendunia: Alternatif Selain Sakura, Ini Destinasi Terbaiknya

Ilustrasi Gojek. Foto: istimewa

Pemerintah Tetapkan Aturan Baru Gojek-Grab, Ini Perhitungannya

  • Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

    Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In