• Login
Bacaini.id
Sunday, May 31, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Mantan Pejabat Senior CIA Diduga Curi 303 Emas Batangan Senilai Rp714 Miliar

ditulis oleh Redaksi
31 May 2026 15:00
Durasi baca: 3 menit

Bacaini.ID, KEDIRI – Skandal besar mengguncang komunitas intelijen Amerika Serikat. David J. Rush, mantan pejabat senior CIA setingkat Senior Executive Service, jenjang birokrasi federal tertinggi di bawah pejabat yang ditunjuk presiden, ditangkap oleh FBI pada 19 Mei 2026. Ia dituding mencuri 303 batang emas bernilai lebih dari US$40 juta (sekitar Rp714 miliar) yang disembunyikan di kediamannya di Virginia, Amerika Serikat.

Selain emas, turut disita sekitar US$2 juta uang tunai dan 35 jam tangan mewah, yang sebagian besar adalah merek Rolex.

Kronologi Kejadian

Tahun 2009
David Rush mulai bergabung dengan CIA dengan akses keamanan top-secret/secure compartmented clearance pada tahun 2009.

Februari 2015
Rush secara resmi diberhentikan dengan hormat dari Angkatan Laut AS (sebagai letnan).

Tahun 2015 – seterusnya
Rush diduga tetap mengklaim tunjangan cuti militer sebesar 744 jam meski sudah tidak aktif, senilai sekitar US$77.000

November 2025 – Maret 2026
Rush mengajukan beberapa permintaan kepada pemerintah AS untuk memperoleh sejumlah besar mata uang asing dan puluhan juta dolar dalam bentuk emas batangan untuk pengeluaran terkait pekerjaan.

Awal 2026
Audit internal CIA gagal menemukan emas di lokasi penyimpanan resmi; tidak ada catatan pelaporan penggunaan aset

Sebelum 18 Mei 2026
Direktur CIA John Ratcliffe menyerahkan kasus ini ke FBI setelah penyelidikan internal mengidentifikasi dugaan pelanggaran hukum.

18 Mei 2026
FBI mengeksekusi surat perintah penggeledahan di rumah Rush; menemukan 303 batang emas, uang tunai, dan 35 jam tangan mewah

19 Mei 2026
Rush ditangkap dan ditahan oleh US Marshals Service

5 Juni 2026
Sidang penahanan dijadwalkan di hadapan Hakim Magistrat William Fitzpatrick, Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Timur Virginia

Siapa David Rush?

Rush menjabat sebagai senior executive service-level employee di CIA — posisi dengan akses top-secret tingkat tertinggi yang diberikan kepada segelintir pejabat intelijen. Ia bergabung dengan CIA pada 2009 dan meniti karir hingga ke puncak hierarki birokrasi intelijen AS.

Dokumen pengadilan federal mengungkap bahwa seluruh latar belakang akademis dan militer Rush adalah palsu:

Rush mengklaim memiliki gelar sarjana dari Clemson University dan gelar magister dari Rensselaer Polytechnic Institute (RPI). Namun penyelidikan federal menemukan bahwa tidak ada catatan Rush pernah terdaftar atau menyelesaikan pendidikan di kedua institusi tersebut.

Rush mengklaim pernah menjabat sebagai kapten dan pilot Angkatan Laut AS. Faktanya, menurut dokumen pengadilan via The Guardian, Rush meninggalkan dinas militer pada Februari 2015 dengan pangkat letnan — bukan kapten — dan tidak ada bukti ia pernah berdinas sebagai pilot.

Setelah diberhentikan dari Angkatan Laut pada 2015, Rush diduga terus mengklaim 744 jam cuti militer di lembar absensi resminya, menghasilkan pembayaran tidak sah sebesar sekitar US$77.000 (sekitar Rp1,3 miliar).

FBI mengeksekusi surat perintah penggeledahan pada 18 Mei 2026, dan menemukan 303 batangan emas, uang tunai sekitar US$2 juta, dan 35 jam tangan mewah (banyak di antaranya Rolex). Dokumen pengadilan tidak menjelaskan mengapa aset tersebut masih berada di rumah Rush dan tidak dipindahkan.

Kasus ini diajukan di U.S. District Court for the Eastern District of Virginia dengan sejumlah dakwaan. Di antaranya pencurian aset publik/keuangan negara (criminal theft of public money), penipuan terkait pendidikan dan militer, dan kecurangan lembar waktu militer.

Permohonan jaminan Rush ditolak oleh pengadilan, dan ia akan dihadapkan pada Hakim Magistrat William Fitzpatrick pada 5 Juni 2026.

Kasus ini memunculkan pertanyaan serius tentang keandalan sistem background check CIA. Rush diduga menggunakan kredensial palsu sejak 2009 — nyaris dua dekade sebelum penangkapan — untuk memperoleh posisi Senior Executive Service dengan akses top-secret. Fakta bahwa kecurangan berlangsung lebih dari 15 tahun tanpa terdeteksi mengindikasikan adanya celah struktural dalam proses verifikasi identitas dan rekrutmen badan intelijen AS.

Penulis: Danny Wibisono
Editor: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: CIAemas batanganintelejen amerika serikat
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Mantan Pejabat Senior CIA Diduga Curi 303 Emas Batangan Senilai Rp714 Miliar

Ilustrasi seseorang mengalami sakit kepala karena tidak minum kopi akibat gejala putus kafein

Kenapa Kepala Pusing Saat Tak Minum Kopi? Studi Terbaru Temukan Penyebabnya

Elang Jawa di habitat hutan alami Pulau Jawa yang menjadi inspirasi lambang Garuda Pancasila

Hari Lahir Pancasila 2026: Elang Jawa, Inspirasi Garuda Pancasila yang Terancam Punah

  • Pengembangan fasilitas Stasiun Madiun oleh KAI Daop 7 Madiun dengan pembangunan peron tinggi dan perluasan area parkir

    KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Stasiun Madiun, Parkir Diperluas hingga Bangun Peron Tinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In