• Login
Bacaini.id
Tuesday, May 12, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Tari Sufi, Cara Mengenal Tuhan Melalui Kesenian

ditulis oleh Editor
5 December 2022 16:04
Durasi baca: 2 menit
Ilustrasi Tari Sufi. Foto: Ist

Ilustrasi Tari Sufi. Foto: Ist

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Mencoba menganal dan mendekatkan diri pada Tuhan bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Salah satu cara unik untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dapat melalui seni Tari Sufi.

Seorang praktisi Tari Sufi di Tulungagung, Dhayana mengatakan, Tari Sufi merupakan sebuah tarian yang berasal dari seorang ahli Tasawuf atau Sufi bernama Jalaludin Ar Rumi. Tarian itu kemudian berkembang dan meluas sampai ke Indonesia.

“Awal mula saya mengenal Tari Sufi itu waktu kuliah, pada saat mengkaji Tokoh Sufi, Jalaludin Ar Rumi,” kata Dhayana, kepada Bacaini.id, Senin, 5 Desember 2022.

Menurutnya, gerakan Tari Sufi terbilang unik karena penari harus melakukan gerakan memutar berlawanan arah jarum jam dengan betumpu pada kaki. Gerakan ini melambangkan putaran alam semesta. Variasi gerakan biasanya dilakukan dengan gerakan tangan.

Busana yang dikenakan oleh penari sufi juga tidak kalah unik. Mulai dari bagian penutup kepala berbentuk lonjong, hingga pakaian dengan bawahan melebar. Busana ini memiliki makna kematian, dengan tujuan agar manusia selalu mengingat keimanan dan kematian.

“Jadi tarian ini memiliki makna filosofi kehidupan dan sebagai bentuk kecintaan kepada Illahi,” terangnya.

Sebelum sampai tahap pemaknaan Tari Sufi, seseorang harus lebih dulu mengerti cara menari sufi dengan benar. Mulanya seseorang akan diajari untuk menari memutar dengan memusatkan fokus pada salah satu tangan. Hal ini bertujuan untuk menghindari pusing.

Setelah berhasil, pemusatan fokus tidak lagi di telapak tangan melainkan dalam pikiran, hingga seorang penari sufi bisa fokus pada dzikir yang dilantunkan pada saat melakukan gerakan Tari Sufi.

“Ketika menari itu tidak hanya sekedar menari, tetapi juga melantunkan dzikir dan menghayatinya dalam hati. Hal inilah yang kami gunakan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan,” ungkapnya.

Perempuan berkerudung itu menambahkan, untuk durasi Tari Sufi juga bervariasi, tergantung berapa lama musik iringan yang dimainkan. Selain itu, jika pada saat seorang penari merasa pusing ditengah pertunjukan, dilarang langsung berhenti, karena malah memperparah keadaan.

“Biasanya saya menari di acara keagamaan Islam. Sekali tampil, biasanya minimal tiga penari. Kalau pusing, penari harus berhenti perlahan lalu melakukan gerakan rukuk atau sujud untuk meringankan rasa pusing yang dialami,” imbuhnya.

Penulis: Setiawan
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: tari sufiTulungagung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi tatto anggota Yakuza. Foto: istimewa

Mengenal Yakuza, Organisasi Kriminal yang Tak Lagi Menakutkan

Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin. Foto: Bunga/Alma (dpr.go.id)

Anggota DPR RI Usul Seluruh Guru Honorer Diangkat PPPK

Muh Samanhudi Anwar calon Ketua KONI Kota Blitar

Eks Narapidana Korupsi Boleh Mencalonkan Ketua KONI Blitar, Samanhudi Lolos Syarat

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yakuza Maneges, Kelompok Marginal yang Menjadi Poros Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In