• Login
Bacaini.id
Thursday, May 28, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Tak Mau Terjebak APBD, Jember Bidik Kredit Produktif untuk Genjot Ekonomi

ditulis oleh Redaksi
13 February 2026 15:04
Durasi baca: 2 menit
Bupati Jember Muhammad Fawait saat bertemu delegasi Kementerian Keuangan, PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), serta Pusat Investasi Pemerintah (PIP) di Pendopo Wahyawibawagraha

Bupati Jember Muhammad Fawait saat bertemu delegasi Kementerian Keuangan, PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), serta Pusat Investasi Pemerintah (PIP) di Pendopo Wahyawibawagraha

BACAINI.ID, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember mulai menggeser cara pandang pembangunan. Tak lagi ingin sepenuhnya bertumpu pada APBD maupun APBN, Bupati Jember Gus Fawait membuka opsi pembiayaan kreatif sebagai mesin percepatan infrastruktur dan ekonomi rakyat.

Langkah itu ditegaskan dalam pertemuan strategis di Pendopo Wahya Wibawagraha, Jumat (13/2/2026), saat Gus Fawait menerima delegasi Kementerian Keuangan, PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), serta Pusat Investasi Pemerintah (PIP). Forum ini menjadi sinyal bahwa Jember mulai menjajaki skema pendanaan lunak yang selama ini tersedia, namun belum optimal dimanfaatkan daerah.

“Kita tidak boleh lagi hanya bergantung pada APBD dan APBN. Ada instrumen pembiayaan yang sah dan produktif yang bisa dimanfaatkan. Tapi prinsipnya jelas, hanya yang menghasilkan nilai tambah,” tegas Gus Fawait.

Ia membedakan secara terang antara kredit konsumtif dan kredit produktif. Kredit konsumtif, menurutnya, hanya berpotensi menjadi beban fiskal jangka panjang. Sebaliknya, kredit produktif harus mampu membiayai dirinya sendiri melalui peningkatan pendapatan dan layanan publik.

Salah satu sektor yang dibidik adalah rumah sakit daerah (RSD). Gus Fawait ingin fasilitas kesehatan milik pemerintah itu bertransformasi menjadi pusat rujukan yang mandiri secara finansial.

Data kinerja RSD di Jember menunjukkan lonjakan pendapatan signifikan yakni dari Rp15 miliar menjadi Rp31 miliar per bulan dengan tingkat keterisian tempat tidur yang tinggi.

“Kalau kita pinjam ke PT SMI untuk membangun rumah sakit, maka rumah sakit itu harus bisa membayar cicilannya sendiri. Itulah esensi kredit produktif,” ujarnya.

Selain kesehatan, sektor pangan juga masuk radar besar pembiayaan produktif. Program Dapur Umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diproyeksikan memiliki perputaran ekonomi hingga Rp4 triliun per tahun. Angka itu dinilai bukan sekadar statistik, melainkan peluang konkret untuk menggerakkan petani, peternak, dan pelaku UMKM lokal.

Untuk memperkuat ekosistem tersebut, Pemkab Jember tengah mengajukan revisi Perda agar Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) bertransformasi menjadi BUMD Pangan. Targetnya, BUMD ini menjadi simpul rantai pasok produk pertanian dan peternakan lokal.

Namun, pembiayaan kreatif bukan tanpa risiko. Skema utang daerah tetap mensyaratkan kehati-hatian fiskal dan tata kelola ketat. Gus Fawait menegaskan setiap rencana akan melalui kajian regulatif dan perhitungan matang.

Baginya, creative financing bukan sekadar soal mencari dana tambahan. Ini tentang keberanian mengubah pola lama yang stagnan menjadi model pembangunan yang lebih progresif dan mandiri.

“Sepanjang produktif dan sesuai aturan, kita jalankan. Tujuannya jelas: ekonomi Jember harus tumbuh lebih inklusif dan berkeadilan,” pungkasnya.(meg/ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi cara menyimpan daging kurban di freezer menggunakan plastik zip lock agar tetap awet dan higienis

5 Cara Menyimpan Daging Kurban agar Awet 6 Bulan, Jangan Dicuci Sebelum Masuk Freezer

Petugas dan warga berada di lokasi ledakan petasan balon udara di Dusun Tekik Gandusari Blitar

Ledakan Petasan Balon Udara di Blitar Tewaskan 1 Warga dan Lukai 2 Anak

Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In