Poin Penting:
- Samanhudi Anwar resmi mengundurkan diri dari Ketua KONI Kota Blitar tepat setelah pelantikan
- Pengunduran diri disebut sebagai bentuk pemenuhan sumpah pribadi dan bukan karena konflik
- Elim Tyu Samba ditunjuk sebagai calon pengganti, namun menyatakan posisi ketua masih sah dipegang Samanhudi sesuai AD/ART
Bacaini.ID, BLITAR – Muh Samanhudi Anwar menepati janjinya mundur dari jabatan Ketua KONI Kota Blitar 2026–2030 sesaat setelah resmi dilantik Kamis (18/6/2026). Dalam momen itu Samanhudi langsung menunjuk Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba sebagai sosok yang dinilai lebih pantas memimpin KONI.
BACA JUGA: Samanhudi Anwar Akan Mundur Saat Pelantikan Ketua KONI Kota Blitar
Mantan Wali Kota Blitar itu beralasan mundur sudah jadi sumpahnya, dan karenanya merasa tidak lagi punya hutang. “Ini adalah sumpah saya (Mengundurkan diri saat dilantik). Di mana saya dilantik saya akan mengundurkan diri. Wes aku ora duwe utang,” kata Samanhudi Anwar dalam sambutan acara pelantikan pengurus KONI Kota Blitar 2026-2030 di Balai Kota Kusuma Wicitra Kamis (18/6/2026).
Samanhudi Anwar juga menyampaikan permintaan maaf atas keputusan yang diambilnya. Ditegaskannya, hal itu bukan penghianatan atau pun sikap seorang pecundang. Samanhudi mengatakan tahu diri, sadar diri dan baginya jabatan bukan segala-galanya.
“Apalah arti sebuah jabatan. Yang penting bukan jabatannya, yang penting perjuangan untuk KONI Blitar. untuk meraih yang terbaik,” terangnya.
Menyusul pengunduran dirinya, Samanhudi menyatakan secara terbuka menunjuk Wawali Kota Blitar Elim Tyu Samba sebagai penggantinya. Menurutnya Elim yang lebih pantas menjabat Ketua KONI Kota Blitar.
“Mbak Elim yang lebih pantas menjadi ketua Koni Kota Blitar. Selamat Mbak Elim. Hari ini sudah saya tandatangani, tinggal saya ngasih tanggal. Sekarang sudah tak kasihkan sekretaris,” tambahnya.
Pelantikan Pengurus KONI Tanpa Kehadiran Wali Kota Blitar
Sementara itu pelantikan di Balai Kusuma Wicitra Kota Blitar oleh KONI Jawa Timur tidak dihadiri Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin. Dalam wawancara dengan Bacaini.id sebelumnya, Samanhudi mengatakan, pelantikan KONI umumnya dihadiri kepala daerah, dan itu dilakukannya saat menjabat wali kota Blitar.
BACA JUGA: Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian
Ketidakhadiran wali kota dalam pelantikan pengurus KONI Kota Blitar 2026-2030 sempat disentil Samanhudi dalam sambutannya dengan nada bergurau. Menurut Samanhudi dinamika pemilihan Ketua KONI Kota Blitar sudah selesai, di mana menang kalah dalam demokrasi hal biasa.
Karenanya ia meminta para cabor yang dalam pemilihan tidak memilih dirinya untuk menghilangkan suasana kompetisi tersebut. Saat ini waktunya bersama-sama mengantarkan atlet Kota Blitar meraih prestasi terbaik.
“Atlet-atlet Kota Blitar saat ini menunggu kekompakan kita. KONI milik panjenengan semua. Keberhasilan KONI ada di tangan panjenengan semua,” pungkas Samanhudi Anwar.
Sementara itu Wawali Kota Blitar Elim Tyu Samba yang juga dilantik sebagai Wakil Ketua KONI Kota Blitar mengatakan belum bisa berkomentar atas penunjukkannya sebagai pengganti Samanhudi Anwar yang mundur dari Ketua KONI.
Sesuai AD/ART, kata Elim Ketua KONI Kota Blitar saat ini masih Samanhudi Anwar. Baginya saat ini adalah semua bersatu kembali untuk kemajuan Kota Blitar. “Kalau itu (pengganti Samanhudi Anwar) belum bisa berkomentar. Secara AD/ART Ketua KONI Kota Blitar masih beliau,” ujarnya.
Seperti diketahui, Samanhudi Anwar sebelumnya telah memenangkan kontestasi pemilihan Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030 pada 19 Mei 2026. Kemengannya atas Tony Andreas menimbulkan dinamika politik di Kota Blitar. Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mewacanakan penyaluran dana hibah langsung ke cabang olahraga (cabor), bukan lagi melalui KONI.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Solichan Arif
BACA JUGA: Keabsahan Ketua KONI Kota Blitar Bisa Digugat ke BAKI, Status Hukum Samanhudi Disoal dan artikel lainnya di Rubrik BACA




