• Login
Bacaini.id
Saturday, May 30, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Mencicipi Gurihnya Bulut, Gorengan Khas Sumenep

ditulis oleh
22 September 2023 12:03
Durasi baca: 2 menit
Pasangan Sunah dan Mirus penjual bulut di Sumenep. Foto:bacaini/Iqbal

Pasangan Sunah dan Mirus penjual bulut di Sumenep. Foto:bacaini/Iqbal

Bacaini.id, SUMENEP – Siapa yang tak suka gorengan. Jika gorengan pada umumnya berupa tahu isi, tempe, ubi, dan pisang goreng, di Sumenep ada gorengan unik, namanya bulut.

Bulut adalah gorengan yang hanya bisa dijumpai di Pulau Garam. Bentuknya bulat sebesar kepalan tangan. Dari luar kulitnya garing, gurih dan renyah, mirip gorengan pada umumnya.

Namun saat digigit, gorengan tersebut terbuat nasi hangat yang dikepal-kepal sebesar genggaman tangan orang dewasa. Di dalamnya terdapat potongan sayur-mayur, irisan bawang merah, dan irisan daging sapi. “Cuma ada di sini, (makanan) khas Sumenep,” kata Sunah, 65 tahun, penjual bulut di Kecamatan Ganding, Sumenep kepada Bacaini.id, Jumat, 22 September 2023.

Bersama suaminya, Mirus, 60 tahun, pasangan lansia ini menjual bulut di rumahnya di Desa Ketawang Daleman, Kecamatan Ganding, Sumenep. Menurut Sunah, bulut merupakan salah satu kuliner lokal yang melekat di Sumenep.

Sama halnya dengan gorengan tahu dan gorengan tempe, bulut juga kerap dijadikan hidangan pembuka di pagi hari. Apalagi bahannya mengandung nasi. Sangat cocok sebagai sarapan saat terburu-buru.

“Bulut ini lebih lembut, ada adonan beras bercampur wortel di dalamnya,” terang Sunah.

Rasanya yang lezat dengan tekstur lembut, membuat bulut buatan Sunah dan Mirus terkenal kemana-mana. Saking ramainya, ratusan bulut yang dibuat tandas hanya dalam tiga jam. Harganya juga murah, Rp1.000 per biji. Setiap hari mereka membuka warung pukul 04.00 WIB sampai. “Sehari bikin 100-200 bulut per hari. Sesuai kemampuan saja,” tambah Sunah.

Maklum, Sunah hanya berdua saja menjalankan usaha bulut ini dengan istrinya yang juga sudah renta. Sehingga mereka tidak terlalu memaksakan diri untuk membuat banyak bulut meski permintaan cukup tinggi.

Usaha pembuatan bulut ini sudah dilakoni selama 30 tahun, dan bisa menghidupi keluarga mereka meski sederhana. Mereka juga bisa membeli dua unit rumah dan tetap produktif di usia senja mereka.

Penulis: Mohammad Iqbal
Editor: Hari Tri W

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bulutgorenganmakanan khas sumenep
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi internet lemot saat bekerja online

Internet Lemot dan WiFi Putus Nyambung? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi pekerja kantoran Indonesia sedang bekerja

Riset Gallup Ungkap Pekerja Indonesia Paling Bangga Jadi ‘Budak Korporat’, Stres Kerja Terendah di Dunia

Ilustrasi pasukan Garnisun. Foto: istimewa

Jejak Garnisun Menumpas Premanisme di Zaman Orde Baru

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In