• Login
Bacaini.id
Thursday, April 30, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kisah Ironi, Insinyur Microsoft di PHK Digantikan AI Ciptaannya Sendiri

ditulis oleh Danny Wibisono
30 May 2025 07:49
Durasi baca: 2 menit
Insinyur di PHK Digantikan AI Ciptaannya Sendiri

Insinyur di PHK Digantikan AI Ciptaannya Sendiri

Bacaini.ID, JAKARTA – Bayangkan membangun sebuah mesin yang begitu cerdas, begitu efisien, hingga pada akhirnya mesin itu mengambil alih pekerjaan Anda sendiri. Bukan adegan fiksi ilmiah, melainkan kenyataan getir yang kini dialami sejumlah insinyur perangkat lunak di raksasa teknologi dunia, Microsoft.

Saat melakukan langkah restrukturisasi besar-besaran, Microsoft memutuskan hubungan kerja dengan sekitar 6.000 karyawan secara global—dan ironi pahitnya, lebih dari 40% dari mereka adalah para teknisi dari tim rekayasa perangkat lunak di Washington yang selama ini bekerja mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI), termasuk chatbot berbasis OpenAI.

Salah satu figur sentral dalam narasi ini adalah Jeff Hulse, Wakil Presiden Microsoft yang memimpin lebih dari 400 insinyur. Beberapa bulan sebelum badai PHK menerpa, Hulse justru mendorong timnya untuk meningkatkan penggunaan alat AI dalam proses pengkodean, menargetkan agar separuh dari seluruh baris kode yang ditulis berasal dari mesin pintar. Tujuannya: efisiensi, kecepatan, dan inovasi. Namun dalam waktu yang tak lama berselang, sebagian besar anggota timnya justru menjadi korban efisiensi itu sendiri.

Cerita serupa datang dari Gabriela de Queiroz, Direktur AI untuk Microsoft for Startups. Dalam sebuah unggahan emosional, ia menyebut momen ini sebagai “pahit manis,” dan menyampaikan kesedihannya atas rekan-rekan seperjuangannya yang juga turut terdampak. De Queiroz bukanlah pegawai biasa. Ia adalah salah satu pemikir utama dalam pengembangan solusi AI di Microsoft, dan kini, ironisnya, harus menyaksikan ciptaan mereka mengambil alih peran manusia—dengan mereka sebagai korban pertama.

Fenomena ini bukan sekadar berita PHK biasa. Ia menjadi penanda zaman: bahwa AI kini tak lagi hanya sebagai alat bantu, tetapi sudah menjelma sebagai entitas produktif yang mampu menggantikan penciptanya. Kekhawatiran mulai merambat di kalangan profesional teknologi. Apakah kita sedang menyusun masa depan, atau justru menggali lubang bagi profesi kita sendiri?

Dalam pusaran ambisi dan efisiensi, Microsoft tampaknya telah melangkah lebih cepat dari etika kerja modern. Pertanyaan yang tersisa kini adalah: jika para insinyur top sekaliber Microsoft saja dapat digantikan oleh mesin yang mereka rancang, bagaimana nasib kita yang lainnya? Mari kita terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan kita

Penulis: Danny Wibisono
Editor : Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: artificial intelligencekecerdasan buatanmicrosoft
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

ilustrasi seseorang mengalami sembelit

Frekuensi BAB Tidak Harus Setiap Hari, Ini Penjelasan Medis dan Standar Normalnya

Guru ASN Jombang tetap mengajar meski dipecat

Dipecat karena Absen 181 Hari, Guru ASN di Jombang Tetap Mengajar

Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

  • Letda Bintang Revolusi pembaretan Kopassus 2026 Nusakambangan

    Profil Letda Mohammad Bintang Revolusi, Perwira Muda Asal Blitar Pimpin Yel-Yel Pembaretan Kopassus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In