• Login
Bacaini.id
Tuesday, May 12, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kabupaten Kediri Surplus Daging Sapi Hingga 2.138 Ton

ditulis oleh Redaksi
14 November 2024 16:09
Durasi baca: 2 menit
Kabupaten Kediri Surplus Daging Sapi Hingga 2.138 Ton

Kabupaten Kediri Surplus Daging Sapi Hingga 2.138 Ton

Bacaini.ID, KEDIRI – Peternakan merupakan salah satu kabupaten penghasil daging sapi. Bahkan jika di daerah lain untuk memunuhi kebutuhan daging bagi masyarakat harus mengandalkan impor, untuk Kabupaten Kediri tidak perlu demikian, bahkan surplus.

Dari data Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, hingga awal November 2024 menyebutkan, ketersediaan daging sapi di Bumi Panjalu mencapai 3.250 ton. Sedangkan kebutuhannya hanya sekitar 1.111,7 ton, sehingga surplus atau kelebihan 2.138,3 ton. Ketersediaan daging sapi Kabupaten Kediri tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya 3.391 ton (periode Januari – Desember 2023). Sedangkan kebutuhannya 1.204,0 ton atau surplus 2.186,1 ton.

Kepala DKPP Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih bersyukur karena ketersediaan daging sapi melebihi kebutuhan, sehingga sisanya bisa dipasok ke daerah lain.

“Jika melihat data kami memang termasuk mencukupi. Termasuk pada tahun 2023, Kabupaten Kediri surplus daging sapi,” ujar drh. Tutik Purwaningsih, pada Kamis (14/11/2024).

Tutik menambahkan, Kabupaten Kediri memiliki populasi ternak sapi yang terbilang besar. Populasi sapi juga tersebar hampir pada seluruh wilayah kecamatan. Berdasarkan data populasi ternak tribulan III Tahun 2024 untuk sapi potong sebesar 205.663 ekor. Sedangkan sapi perah sebanyak 10.508 ekor.

Dari 26 kecamatan di Kabupaten Kediri, 6 di antaranya memiliki populasi sapi potong yang besar. Antara lain, Mojo sebanyak 12.321 ekor, Ringinrejo 10.746 ekor, Plosoklaten 12.121 ekor, Gurah 12.571 ekor, Puncu 10.859 ekor, Kayen Kidul 10.268 ekor dan paling tinggi Kecamatan Wates 13.175 ekor.

Berbeda dengan sapi potong, populasi sapi perah tidak merata di seluruh kecamatan. Ada 5 kecamatan yang tidak memiliki populasi sapi perah antara lain, Kunjang, Plemahan, Purwoasri, Papar dan Tarokan.

Masih berdasarkan data populasi ternak tribulan, populasi ternak sapi perah paling banyak di Kecamatan Wates 1.438 ekor, Plosoklaten 1.709 ekor, Kandangan 2.028 ekor dan paling besar di Kecamatan Ngancar sebanyak 3.427 ekor.

Untuk terus meningkatkan sektor peternakan, Tutik menambahkan, DKPP telah melakukan berbagai upaya. Ada tujuh program stretagis yang dijalankan oleh pengembangan bidang peternakan.

“Program dan kegiatan pengembangan bidang peternakan yang pertama adalah optimalisasi reproduksi melalui pelayanan inseminasi buatan dan pelaporan kelahiran,” terang Tutik

Kedua, imbuh Tutik melalui pengawasan dan pemeriksaan pakan. Selanjutnya melalui pelatihan budaya peternakan (bantuan sarpras produksi peternakan) dan keempat pengembangan ternak dengan bantuan ternak kepada kelompok masyarakat.

“Kelima adalah kegiatan Kesehatan hewan terpadu secara gratis. Kemudian, keenam dengan pendampingan dan fasilitasi usaha peternakan,” jelas Tutik.

Program terkhir untuk meningkatkan sektor peternakan sapi di Kabupaten Kediri yaitu melalui bimbingan teknis dan pelatihan usaha peternakan pasca panen (fasilitasi sertifikasi Halal, NKV dan legalitas yang lain).

Tidak hanya daging sapi, Tutik mengatakan, berbagai komoditas pangan pokok di Kabupaten Kediri juga mengalami surplus. Di antaranya daging ayam ras sebesar 2.454,7 ton, telur ayam 42.755,5 ton, beras 77.355,5 ton, jagung 51.802,7 ton, dan kedelai 1.573,5 ton. (ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi tatto anggota Yakuza. Foto: istimewa

Mengenal Yakuza, Organisasi Kriminal yang Tak Lagi Menakutkan

Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin. Foto: Bunga/Alma (dpr.go.id)

Anggota DPR RI Usul Seluruh Guru Honorer Diangkat PPPK

Muh Samanhudi Anwar calon Ketua KONI Kota Blitar

Eks Narapidana Korupsi Boleh Mencalonkan Ketua KONI Blitar, Samanhudi Lolos Syarat

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yakuza Maneges, Kelompok Marginal yang Menjadi Poros Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In