• Login
Bacaini.id
Sunday, May 17, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Apa itu Perang Topat? Tradisi Unik Simbol Toleransi di Lombok

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
17 September 2025 13:55
Durasi baca: 2 menit
Tradisi Perang Topat masyarakat Lombok

Perang Topat merupakan tradisi unik sekaligus simbol toleransi masyarakat Lombok (foto/ist)

Bacaini.ID, KEDIRI – Perang Topat merupakan salah satu tradisi unik yang dimiliki masyarakat Lombok Nusa Tenggara Barat.

Topat pada istilah Perang Topat merujuk pada ketupat dalam bahasa lokal. Bukan perang dalam arti yang sebenarnya.

Perang Topat merupakan ritual penuh makna tentang kebersamaan dan toleransi. Tradisi ini berlangsung rutin setiap tahun di Pura Lingsar.

Sebuah tempat yang dianggap istimewa, digunakan bersama-sama oleh umat Hindu dan Muslim. Mereka berkumpul bersama, melakukan ritual yang diwariskan turun temurun.

Baca Juga: Sejarah Nyirih, Tradisi Kuno Nusantara yang Coba Dibunuh Kolonial Belanda

Tradisi Perang Topat digelar setiap bulan purnama ke tujuh dalam penanggalan Suku Bali.

Puncak acara berlangsung setelah salat ashar atau dalam bahasa Sasak ‘rarak kembang waru’, gugur bunga waru.

Tanda alam yang dipakai para pendahulu untuk mengetahui waktu salat ashar.

Baca Juga: Mengintip Sapi di Nusantara Beserta Tradisi Pacuannya

Dalam acara ini, umat Hindu dan Muslim memenuhi Pura Lingsar.

Mereka mengawali ritual Perang Topat dengan upacara Puja Wali, sebagai ungkapan atas puji syukur limpahan berkah dari sang pencipta.

Setelah ritual doa selesai, barulah perang ketupat dimulai. Saling melempar ketupat di antara masyarakat muslim dengan masyarakat hindu.

Ketupat yang telah digunakan untuk berperang sering kali diperebutkan, karena dipercaya bisa membawa kesuburan bagi tanaman agar hasil panen bisa maksimal.

Kepercayaan ini sudah berlangsung ratusan tahun dan masih terus dijalankan hingga kini.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: ketupatlomboknusa tenggara baratperang topattoleransi lomboktradisi perang topattradisi unik
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Prabowo Subianto menandatangani prasasti peresmian Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk

Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Tegaskan Penghormatan untuk Buruh

Ilustrasi seseorang makan menggunakan tangan langsung dengan makanan tradisional Indonesia

Makan Pakai Tangan Bikin Lebih Tenang dan Nikmat, Ini Penjelasan Neuroscience

Penetapan calon Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030 antara Muh Samanhudi Anwar dan Tonny Andreas

Peta Dukungan Ketua KONI Kota Blitar: Samanhudi Kantongi 23 Cabor, Tonny 10 Suara

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peta Dukungan Ketua KONI Kota Blitar: Samanhudi Kantongi 23 Cabor, Tonny 10 Suara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In