• Login
Bacaini.id
Wednesday, July 1, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Apa itu Perang Topat? Tradisi Unik Simbol Toleransi di Lombok

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
17 September 2025 13:55
Durasi baca: 2 menit
Tradisi Perang Topat masyarakat Lombok

Perang Topat merupakan tradisi unik sekaligus simbol toleransi masyarakat Lombok (foto/ist)

Bacaini.ID, KEDIRI – Perang Topat merupakan salah satu tradisi unik yang dimiliki masyarakat Lombok Nusa Tenggara Barat.

Topat pada istilah Perang Topat merujuk pada ketupat dalam bahasa lokal. Bukan perang dalam arti yang sebenarnya.

Perang Topat merupakan ritual penuh makna tentang kebersamaan dan toleransi. Tradisi ini berlangsung rutin setiap tahun di Pura Lingsar.

Sebuah tempat yang dianggap istimewa, digunakan bersama-sama oleh umat Hindu dan Muslim. Mereka berkumpul bersama, melakukan ritual yang diwariskan turun temurun.

Baca Juga: Sejarah Nyirih, Tradisi Kuno Nusantara yang Coba Dibunuh Kolonial Belanda

Tradisi Perang Topat digelar setiap bulan purnama ke tujuh dalam penanggalan Suku Bali.

Puncak acara berlangsung setelah salat ashar atau dalam bahasa Sasak ‘rarak kembang waru’, gugur bunga waru.

Tanda alam yang dipakai para pendahulu untuk mengetahui waktu salat ashar.

Baca Juga: Mengintip Sapi di Nusantara Beserta Tradisi Pacuannya

Dalam acara ini, umat Hindu dan Muslim memenuhi Pura Lingsar.

Mereka mengawali ritual Perang Topat dengan upacara Puja Wali, sebagai ungkapan atas puji syukur limpahan berkah dari sang pencipta.

Setelah ritual doa selesai, barulah perang ketupat dimulai. Saling melempar ketupat di antara masyarakat muslim dengan masyarakat hindu.

Ketupat yang telah digunakan untuk berperang sering kali diperebutkan, karena dipercaya bisa membawa kesuburan bagi tanaman agar hasil panen bisa maksimal.

Kepercayaan ini sudah berlangsung ratusan tahun dan masih terus dijalankan hingga kini.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: ketupatlomboknusa tenggara baratperang topattoleransi lomboktradisi perang topattradisi unik
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Warga Indonesia menyambut wisatawan dan ekspatriat dengan ramah sebagai ilustrasi Indonesia dinobatkan negara paling ramah di dunia versi InterNations 2026

Indonesia Dinobatkan Negara Paling Ramah di Dunia 2026, Disukai Ekspatriat

Ilustrasi Komisaris Besar Polisi Batavia Van Rossen dalam kasus korupsi terbesar di Hindia Belanda tahun 1923

Kisah Polisi Baik Ditangkap Karena Kasus Korupsi yang Gegerkan Jakarta

Penumpang kereta api menaiki rangkaian KA di Stasiun Madiun saat libur sekolah 2026

Libur Sekolah 2026, Penumpang KA Daop 7 Madiun Tembus 106 Ribu

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In