• Login
Bacaini.id
Wednesday, February 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Masih Pro Kontra, Masyarakat Diminta Percaya Vaksin Sinovac

ditulis oleh
14 January 2021 18:48
Durasi baca: 2 menit
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr. Fauzan Adima, M.Kes. Foto: Humas

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr. Fauzan Adima, M.Kes. Foto: Humas

KEDIRI – Di tengah pro kontra pemberian vaksin Covid-19, Dinas Kesehatan Kota Kediri meminta warga untuk mempercayai Vaksin Sinovac. Vaksin yang dibeli oleh Pemerintah RI dari Tiongkok ini telah teruji secara klinis oleh Badan Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (BPOM).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr. Fauzan Adima mengatakan, pemberian vaksin Covid-19 untuk masyarakat memang dirasa sangat perlu. Sebab hingga detik ini belum ditemukan obat untuk menyembuhkan pasien yang terpapar virus corona.

Menurut dia, langkah memberikan vaksin ini sudah paling tepat dan efektif menghadapi pandemi. “Jika nanti sudah ditemukan obat yang bisa mengobati pasien yang terpapar virus corona, tidak menutup kemungkinan vaksin akan digantikan dengan obat,” jelasnya kepada Bacaini.id, Kamis, 14 Januari 2021.

baca ini : Proses Vaksinasi Covid di Kediri Ditunda Awal Februari

Disinggung mengenai beberapa isu negatif yang beredar terkait vaksin Covid-19 yang saat ini sudah mulai didistribusikan dan telah disuntikkan di beberapa daerah, Fauzan mengaku tidak percaya dengan hal tersebut. Sebab untuk membeli vaksin itu pemerintah tidak asal membeli, namun melewati uji klinis yang cukup lama, dan tentunya bisa dipertanggungjawabkan.

Fauzan juga menjelaskan, secara umum vaksin dibentuk dari dua jenis virus. Ada vaksin dari virus yang dilemahkan, dan vaksin dari virus yang dimatikan. Keduanya memiliki tujuan dan cara kerja yang sama di dalam tubuh manusia.

Adapun tujuan dari vaksin sendiri adalah memasukkan virus yang dilemahkan ataupun virus yang dimatikan kedalam tubuh supaya tubuh bisa mengenali adanya virus yang masuk. Setelah dikenali maka tubuh akan lebih terbiasa sehingga otomatis akan memproduksi antibodi atau kekebalan terhadap virus penyakit tersebut.

baca ini : Dinkes Kediri Siapkan Alat Penyimpan Vaksin Covid

Jika antibodi sudah terbentuk dengan baik di dalam tubuh manusia, ketika seseorang terinfeksi virus penyakit, maka orang tersebut tidak akan sampai jatuh sakit. Karena vaksin yang sudah dilakukan membentuk kekebalan tubuh sehingga bisa membentengi adanya virus penyakit yang masuk.

“Itu cara kerja semua vaksin, termasuk vaksin Covid 19 yang sedang dilakukan secara bertahap saat ini. Vaksin covid termasuk dalam kategori virus yang dimatikan, dengan vaksin ini, maka tubuh akan membentuk antibodi terhadap virus corona,” jelas Fauzan.

Lebih lanjut, menurut Fauzan vaksin yang didistribusikan di seluruh Indonesia semua sama. Hanya saja vaksin yang ada saat ini dikhususkan pada masyarakat dengan batasan usia yang sudah ditentukan.

“Variannya semua sama dan merata, baik yang diberikan untuk Presiden juga untuk masyarakat. Batasannya hanya terkait usia, anak-anak dan lansia diatas 60 tahun belum bisa mendapat vaksin ini,” pungkasnya.

Penulis : Novira Kharisma
Editor : Karebet

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: pro kontra vaksinvaksin sinovacvaksin tiongkok
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Tanaman hias gantung menghiasi teras rumah sebagai tradisi mempercantik rumah jelang Ramadhan

Tradisi Percantik Rumah Jelang Ramadhan, Ini 4 Tanaman Gantung Paling Digemari

Sidang vonis kasus penganiayaan guru oleh suami anggota DPRD Trenggalek di Pengadilan Negeri Trenggalek

Suami DPRD Arogan Penganiaya Guru di Trenggalek Divonis 6 Bulan Penjara 

Puluhan siswa SD di Tulungagung dirawat akibat keracunan massal menu MBG

‘Tumbal’ MBG Kembali Berjatuhan, 24 Siswa SD di Tulungagung Keracunan Massal

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Shio Hari Ini 5 Februari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In