Poin Penting:
- Petugas Lapas Kelas IIB Blitar menggagalkan penyelundupan 624 pil dobel L yang disembunyikan pembesuk perempuan di dalam kemaluan
- Pelaku mengaku dijanjikan imbalan Rp1,5 juta untuk menyerahkan pil kepada warga binaan yang menjadi kekasihnya
- Polisi kini menyelidiki jaringan pengedar serta pemasok pil koplo dari luar lapas
Bacaini.ID, BLITAR – Upaya penyelundupan pil koplo ke dalam Lapas Kelas IIB Blitar kembali terbongkar. Seorang perempuan berinisial DR nekat membawa 624 butir pil dobel L yang disembunyikan di dalam kemaluan menggunakan kondom untuk diserahkan kepada kekasihnya yang menjadi warga binaan.
BACA JUGA: Napi Korupsi di Lapas Blitar Dipungli Rp60 juta untuk Kamar Tamping
Aksi tersebut terbongkar setelah petugas melakukan pemeriksaan lanjutan di ruang khusus. Yang bersangkutan diketahui datang bersama pembesuk berinisial MAW. “Dikemas menggunakan kondom dan disembunyikan di dalam kemaluan. Isinya 624 butir pil dobel L,” ujar Kepala Lapas Kelas IIB Blitar Iswandi kepada wartawan Senin (22/6/2026).
Dalam pemeriksaan yang melibatkan Polres Blitar Kota, petugas mendapat keterangan, DR memiliki hubungan asmara dengan salah satu warga binaan yang sedang dibesuknya. Ia dijanjikan uang Rp1,5 juta kalau berhasil menyelundupkan 624 pil koplo ke dalam lapas dan kemudian dibawanya masuk dengan modus menyembunyikan di dalam kemaluan.
BACA JUGA: Napi Lapas Blitar Tewas Dianiaya Berulang Kali di Sel Isolasi, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
Petugas juga mendapat keterangan kalau pil koplo tersebut rencananya hendak diedarkan di dalam lapas, dijual Rp50 ribu setiap dua butirnya. Dalam pengungkapan kasus penyelundupan ini, tiga warga binaan berinisial AP, SW dan TN diperiksa dan ditahan terpisah dengan yang lain.
Mereka diduga berperan sebagai pemesan, penyandang dana dan pengedar pil koplo. Saat ini aparat kepolisian masih melakukan pendalaman termasuk memburu pemasok di luar lapas yang terlibat dalam kasus penyelundupan ini.
Seperti diketahui upaya penyelundupan pil koplo ke dalam Lapas Kelas IIB sudah berlangsung beberapa kali dan berhasil digagalkan. Salah satunya dengan modus melemparkan bungkusan dari luar ke dalam lapas.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Solichan Arif
BACA JUGA: Lapas Blitar Blak-blakan Soal Penganiayaan Napi yang Berujung Kematian dan artikel lainnya di Rubrik BACA




