• Login
Bacaini.id
Thursday, May 28, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Asal Usul Hantu Pocong di Indonesia: Produk Sinkretisme Nusantara

Pocong, Hantu “Baru” yang Lahir dari Tradisi Islam dan Kepercayaan Nusantara

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
28 May 2026 17:51
Durasi baca: 3 menit
Ilustrasi hantu pocong dalam suasana malam di perkampungan Indonesia

Fenomena teror pocong viral kembali memunculkan pembahasan soal sejarah dan asal usul hantu khas Indonesia (foto AI/Bacaini)

Poin Penting:

  • Teror pocong viral di media sosial diduga sebagian merupakan modus pencurian, namun memicu kembali pembahasan soal asal usul hantu pocong
  • Pocong lahir dari perpaduan tradisi pemakaman Islam dan kepercayaan lokal Nusantara tentang arwah gentayangan
  • Berbeda dengan genderuwo atau wewe gombel, pocong disebut sebagai “hantu baru” yang populer di era modern melalui film, televisi, dan media sosial

Bacaini.ID, KEDIRI – Fenomena teror pocong yang viral di berbagai daerah Indonesia kembali menyita perhatian publik. Dari video CCTV buram, aksi kejar-kejaran warga, hingga dugaan modus pencurian berkedok hantu, kisah pocong kembali hidup di tengah masyarakat. Namun di balik teror tersebut, pocong ternyata menyimpan sejarah budaya yang unik dan hanya berkembang di Indonesia.

Baca Juga:

  • Teror Pocong Masuk Jawa Timur, Mengingatkan Publik pada Ninja hingga Kolor Ijo

Jika merunut pada time line sejarah mistis Nusantara, pocong sebenarnya ‘pemain baru’ dalam dunia perhantuan Indonesia. Berbeda dengan Genderuwo, Wewe Gombel, atau Tuyul yang sudah lama dikenal sejak pra Hindu-Buddha. Fenomena pocong baru muncul setelah syariat Islam dan tradisi pemakaman dengan kain kafan mengakar di Indonesia.

Asal Usul Pocong dari Tradisi Pemakaman Islam

Pocong memiliki hubungan erat dengan proses pemakaman muslim. Dalam tradisi Islam, jenazah dibungkus kain kafan putih sebelum dimakamkan. Kain tersebut memiliki beberapa ikatan di bagian tertentu seperti kepala, leher dan kaki. Dari sinilah visual pocong berasal.

Baca Juga:

  • Teror Pocong, Hoaks yang Menjadi Modus Kriminal
  • Harga Diri, Marwah dan Kehormatan KONI Kota Blitar: Untuk Olahraga atau Politik?

Berkembang kepercayaan bahwa jika tali kafan jenazah tidak dilepas saat proses penguburan, arwah orang yang meninggal tersebut ‘terikat’ dan menjadi gentayangan. Keyakinan ini berkembang sebagai folklor atau kepercayaan masyarakat lokal.

Inilah mengapa, meskipun pocong tercipta dari pengaruh hukum pemakaman Islam, konsep pocong sebagai hantu, tidak ditemukan di negara-negara Timur Tengah yang memiliki tradisi Islam kuat. Pocong murni lahir dari kebudayaan Indonesia.

Pocong merupakan produk sinkretisme. Ketika tradisi Islam masuk, masyarakat lokal Nusantara mengadopsi visualisasi pemakaman baru tersebut dan mengawinkannya dengan kepercayaan primordial tentang roh penasaran.

Pocong Jadi Hantu Khas Era Modern Indonesia

Jika dibandingkan dengan makhluk mistis dalam tradisi Nusantara kuno, pocong merupakan ‘pendatang baru’ yang populer di era modern. Hantu pocong, berkembang setelah Islam menyebar luas di Nusantara, sejak abad ke-15 hingga ke-19.

Sejumlah antropolog budaya menilai pocong sebagai percampuran antara tradisi Islam dan budaya lokal Indonesia. Ritual pemakaman Islam memberi bentuk visual, sementara budaya tutur masyarakat membangun cerita-cerita mistis di sekitarnya.

Popularitas pocong justru melesat di era modern, ketika media massa mulai berkembang. Pocong menjadi jenis ‘hantu baru’ yang memberi sensasi horor tersendiri yang lekat di pikiran masyarakat. Bentuk hantu, yang secara visual bisa dilihat dalam kehidupan sehari-hari saat ada kematian atau prosesi pemakaman.

Hantu pocong menjadi produk industri hiburan seperti film atau sinetron horor, menjadi karakter hantu untuk kebutuhan konten YouTube maupun konten horor televisi, bahkan menjadi karakter dalam game.

Dan kini, visual hantu pocong bahkan dipakai sebagai aksi teror di masyarakat untuk menimbulkan ketakutan tertentu, meskipun upaya ini bisa dikatakan gagal. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: hantu pocongmistis nusantarasejarah pocongTeror Pocong
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Musisi Indonesia sukses menembus industri musik dunia

Musisi Indonesia Go Internasional: NIKI, Rich Brian dan no na Guncang Musik Global

Ilustrasi hantu pocong dalam suasana malam di perkampungan Indonesia

Asal Usul Hantu Pocong di Indonesia: Produk Sinkretisme Nusantara

Olahan kambing bakar kecap ala Devina Hermawan dengan bumbu rempah dan irisan cabai merah

Resep Kambing Bakar Kecap ala Devina Hermawan, Tak Serepot Bakar Sate

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In