Bacaini.ID, TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat malam (10/4/2026). Penangkapan ini langsung menjadi sorotan publik, termasuk profil serta kekayaannya.
Baca Juga:
Dalam OTT KPK tersebut Gatut Sunu kabarnya ditangkap di Pendopo Kabupaten Tulungagung Kongas Arum Kusumaning Bongso. Menyusul itu sejumlah pejabat eselon II dan III diperiksa di Mapolres Tulungagung.
Berikut profil perjalanan politik serta kekayaan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Berlatar belakang pengusaha, Gatut Sunu Wibowo merupakan Bupati Tulungagung yang terpilih dalam Pilkada 2024. Pasangan Gatut Sunu-Ahmad Baharudin diusung oleh koalisi Gerindra, Golkar dan PKS.
Lahir 17 Desember 1967, Gatut Sunu memulai karir politik sebagai Wakil Bupati Tulungagung dengan sokongan politik dari PDI Perjuangan (PDIP).
Gatut Sunu dilantik sebagai wakil bupati Tulungagung pada 2 November 2021, melanjutkan sisa masa jabatan 2018-2023, mendampingi Bupati Maryoto Birowo.
Pada Pilkada 2024 Gatut Sunu hengkang dari PDIP dan memilih berhadapan dengan Maryoto Birowo yang diusung koalisi PDIP, PAN dan Nasdem, dan berhasil dikalahkannya.
Lantas, berapa besar harta kekayaan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo?
Mengutip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK tahun 2024, harta Gatut Sunu mencapai Rp 18 miliar atau persisnya Rp 18.078.162.376.
Secara rinci, kekayaan Gatut Sunu meliputi aset tanah dan bangunan senilai Rp 15,3 miliar atau tepatnya Rp 15.332.711.000. Aset tanah dan bangunan itu terdiri dari 21 titik yang tersebar di wilayah Tulungagung, Trenggalek dan Surabaya.
Kemudian aset bergerak berupa alat transportasi dan mesin, yakni mobil dan motor senilai Rp 1,9 miliar yang berjumlah total 17 unit.
Gatut Sunu juga memiliki harta bergerak lain senilai Rp 665 juta dan Kas dan Setara Kas senilai Rp 84 juta atau tepatnya Rp 84.951.376.
Bila dibandingkan dengan LHKPN KPK Tahun 2022, yakni Rp 17.894.951.865, harta Gatut Sunu naik Rp 183.210.511.
Sementara Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan pihaknya telah melakukan OTT di Kabupaten Tulungagung. Juga dibenarkan salah satu pihak yang diamankan adalah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Hanya saja belum diungkapkan barang bukti yang diamankan serta kasus yang melatari OTT di Tulungagung. “Benar (OTT KPK di Tulungagung),” kata Fitroh Rohcahyanto kepada wartawan di Jakarta Jumat malam (10/4/2026).
Penulis: Solichan Arif





