Bacaini.ID, JOMBANG – Seorang pemuda di Kabupaten Jombang Jawa Timur diikat di bawah tiang bendera oleh warga setelah terlibat insiden kecelakaan yang menewaskan pengendara sepeda.
Pasalnya pemuda yang diketahui bernama Yusuf (27) warga Plosogeneng Kecamatan Perak Jombang itu mengamuk dan berusaha kabur. Sejumlah warga yang jengkel nyaris menghajarnya ramai-ramai.
Baca Juga:
Keterangan saksi di lapangan, insiden kecelakaan maut itu terjadi di jalan raya nasional Desa Janti Kecamatan Jogorogo Jombang Kamis malam (9/4/2026) yang merupakan jalan satu arah.
Yusuf diketahui mengendarai sepeda motor Suzuki Satria. Saat memacu motornya tiba-tiba menyeberang korban dengan sepeda anginnya. Korban diketahui bernama Umar (50) warga Desa Mancar Kecamatan Peterongan.
Benturan keras tidak terelakkan. Umar tewas dalam perjalanan menuju UGD RSUD Jombang. Sedangkan Yusuf mengalami patah tulang pada tangan.
“Korban alami luka dibagian kepalanya usai tertabrak dan terpental, ” ujar Ismail Fauzan, saksi di lokasi kejadian.
Diduga panik bercampur ketakutan, Yusuf yang oleh warga coba ditenangkan justru mengamuk. Ia memaksa meninggalkan lokasi kejadian dengan teriak-teriak tidak jelas.
Sejumlah warga yang jengkel langsung meringkusnya. Agar tidak kabur kemudian diikat di bawah tiang bendera.
Petugas yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi ke rumah sakit. Yang bersangkutan diikat di bed dan dibawa ke mobil ambulans. Selama proses ini Yusuf tetap meronta dan teriak-teriak. “Mungkin ketakutan mau kabur,” tutur saksi Ismail Fauzan.
Sementara Ipda Siswanto Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan, termasuk mengamankan barang bukti.
“Masih kita selidiki penyebabnya seluruh korban sudah dievakuasi. Termasuk barang bukti sudah diamankan,” ujar Siswanto.
Penulis: Syailendra
Editor: Solichan Arif





