Bacaini.ID, BLITAR – Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba menjadi sorotan setelah tidak menghadiri upacara peringatan Hari Jadi ke-120 Kota Blitar. Ketidakhadiran tersebut memunculkan pertanyaan publik, mengingat undangan resmi telah disampaikan jauh hari kepada seluruh pejabat terkait.
Baca Juga:
Wawali Blitar Elim Tyu Samba memilih di luar kota ketimbang menghadiri upacara peringatan Hari Jadi ke-120 Kota Blitar Senin (1/4/2026). Hasil pengecekan Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, absennya Wawali Elim Tyu Samba karena sedang berkegiatan di luar kota, dan itu sudah berlangsung sepekan.
“Saya sudah minta staf untuk mengecek ya, informasinya beliau ada kegiatan di luar kota sejak hari Senin lalu,” ujar Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin saat ditanya wartawan Senin (1/4/2026).
Kegiatan apa yang sedang dijalani Wawali Elim Tyu Samba sehingga memilih absen di apel peringatan Hari Jadi ke-120 Kota Blitar? Wali Kota Syauqul Muhibbin mengaku belum tahu pasti.
Awak media dimintanya bertanya langsung kepada wakilnya, karena detil agenda atau kegiatan yang dikerjakan dirinya tidak tahu. “Silahkan mungkin ditanyakan sendiri ke Bu Wawali ya,” terangnya.
Undangan Acara Hari Jadi Disebar Jauh Hari
Seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Blitar telah disusun jauh hari dan itu telah disampaikan oleh pihak terkait, termasuk melalui undangan resmi secara tertulis.
Baca Juga:
- WFH Tidak Wajib untuk ASN Kesehatan dan Keamanan, Ini Penjelasan Pemerintah
- Wali Kota Blitar Pilih Fokus Kerja, Ogah Ladeni Urusan Baperan
Menurut Mas Ibin begitu akrab disapa, semua pihak telah menerima undangannya masing-masing. Kehadiran dalam agenda kegiatan juga sudah terjadwal dan itu bagian dari rangkaian resmi kegiatan Hari Jadi.
“Semua kegiatan untuk Hari Jadi Kota Blitar ini sudah diinformasikan, dan semua pihak sudah dikirimkan undangan resminya,” terang Mas Ibin.
Memang tidak semua kegiatan bersifat wajib dihadiri, khususnya yang terbuka untuk umum, tambah Mas Ibin dan karenannya kata dia tidak memerlukan undangan. Misalnya car free day tidak perlu undangan.
Itu berbeda dengan upacara peringatan Hari Jadi, di mana memang ada undangan dan sudah disebar kepada pihak terkait jauh hari.
“Kalau kegiatan yang sifatnya umum seperti car free day memang tidak menggunakan undangan. Siapa saja boleh hadir,” pungkasnya.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Solichan Arif





