Bacaini.ID, TRENGGALEK – Balon udara liar kembali mewarnai tradisi Lebaran Ketupat di Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu (28/3/2026). Meski telah dilarang karena berisiko memicu kebakaran, aktivitas ini masih dilakukan oleh warga dan menimbulkan kekhawatiran.
Baca Juga:
Petugas gabungan yang terdiri dari petugas Polsek Durenan, Koramil dan PLN berhasil mengamankan belasan balon udara. Juga menyita petasan renteng serta satu petasan berdiameter 5 cm.
Kapolsek Durenan, Iptu Sagi Janitra, mengatakan, dibanding tahun sebelumnya, jumlah balon udara dan petasan yang diamankan mengalami penurunan cukup signifikan.
“Dalam operasi gabungan ini, kami mengamankan belasan balon udara dan sejumlah petasan. Jika dibandingkan tahun lalu, jumlahnya menurun,” ujar Sagi Janitra kepada wartawan Sabtu (28/3/2026).
Baca Juga:
- Meledak di Rumah Warga, Puluhan Balon Udara Diamankan
- Tegas, Polres Trenggalek Tangkap Pembuat Balon Udara
Selain mengamankan barang bukti, petugas juga mendapati 27 orang yang terlibat dalam aktivitas penerbangan balon udara yang mayoritas masih berusia di bawah umur.
Semuanya mendapat pembinaan dengan memanggil orang tua masing-masing. Sementara tradisi perayaan lebaran ketupat di Trenggalek berlangsung rutin setiap tahun.
Lebaran ketupat dirayakan dengan berkumpul bersama keluarga, menyajikan ketupat, hingga berbagai kegiatan khas lainnya. Adanya balon udara liar dikhawatirkan akan membahayakan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kelestarian tradisi Kupatan tanpa melakukan aktivitas yang berisiko,” pungkasnya.
Penulis: Aby Kurniawan
Editor: Solichan Arif





