• Login
Bacaini.id
Tuesday, May 12, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Fakta Terbaru Pindah Agama Saat Dewasa, Angka Atheis Meningkat

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
31 July 2025 11:00
Durasi baca: 2 menit
Fakta Terbaru Pindah Agama Saat Dewasa, Angka Atheis Meningkat

Fakta baru fenomena pindah agama dan angka atheis yang meningkat. (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Fenomena berpindah keyakinan atau agama di usia dewasa tidak hanya terjadi di Indonesia.

Menurut studi terbaru Pew Research, secara global 1 dari 10 orang dewasa di bawah usia 55 tahun, meninggalkan agama yang mereka anut sejak kecil.

Perpindahan keyakinan ini bukan hanya sekedar pindah agama, tapi juga termasuk melepaskan diri dari institusi agama apapun.

Pew Research menganalisis survei dari 117 negara di dunia, dengan berfokus pada responden usia 18 tahun hingga 54 tahun.

Penelitian ini melibatkan orang-orang pemeluk agama Hindu, Buddha, Islam, Kristen dan yang tidak terafiliasi dengan agama apapun.

Kategori ‘tidak terafiliasi dengan agama’, mencakup orang-orang yang menyatakan diri atheis, agnostik, atau tidak memiliki keyakinan tertentu.

Penelitian ini menemukan secara global, orang yang sejak kecil menganut agama Hindu atau Islam, memiliki kecenderungan paling rendah untuk berpindah agama atau keyakinan.

Statistik Perpindahan Keyakinan di Dunia

Secara global, 91% orang dewasa berusia 18 hingga 54 tahun menyatakan bahwa mereka masih menganut agama atau non-agama yang mereka anut sejak kecil. Ini disebut sebagai ‘retensi’.

Namun, persentase yang mempertahankan identitas agama masa kecil mereka ketika dewasa bervariasi.

• Umat Hindu dan Muslim memiliki tingkat retensi tertinggi, masing-masing sebesar 99%.

Hanya 1% dari mereka yang berusia 18 hingga 54 tahun yang dibesarkan dalam lingkungan Hindu atau Muslim, keluar dari kelompok tersebut.

• Di antara orang dewasa yang dibesarkan tanpa berafiliasi dengan agama apa pun, 93% masih tidak mengidentifikasi diri dengan agama apa pun.

• Umat Kristen yang merupakan kelompok agama terbesar di dunia, cenderung tidak mempertahankan agama mereka.

Sekitar 83% orang dewasa yang dibesarkan dalam agama Kristen masih mempertahankan keyakinan mereka.

• Umat Buddha memiliki tingkat retensi terendah di antara kategori agama yang diteliti.

Kurang dari delapan dari sepuluh orang dewasa yang dibesarkan sebagai penganut Buddha, sejumlah 78%, berhasil mempertahankan agama mereka.

Sementara itu menjadi ‘tidak berafiliasi dengan agama’ menjadi pilihan terbanyak dari orang-orang yang berpindah keyakinan.

Menjadi atheis, agnostik atau tidak memiliki keyakinan tertentu ini meningkat pesat dengan jumlah rata-rata sebesar 16,7 orang per 100 orang secara global. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: atheisfaktakeyakinanpindah agama
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Pingback: Masyarakat Beragama Tapi Tak Kenal Ajaran-Nya: Lebih Berbahaya! - Bacaini.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Batu rubi jumbo 11.000 karat temuan terbaru di Mogok Myanmar

Rubi Jumbo 11.000 Karat Hebohkan Myanmar, Batu Mulia Terbaik

Ahmad Dhani dan Maia Estianty sambut kelahiran cucu pertama berweton Minggu Pahing

Cucu Ahmad Dhani Lahir Minggu Pahing, Ini Watak dan Karakternya Menurut Primbon Jawa

Aktivitas pedagang di Pasar Pahing kota Kediri. Foto:bacaini/AK Jatmiko

Rupiah Terjun Bebas, Ini Dampaknya Bagi Rakyat Kecil

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yakuza Maneges, Kelompok Marginal yang Menjadi Poros Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In