• Login
Bacaini.id
Saturday, February 14, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Sejarah Buah Alpukat yang Ternyata Berarti Kelamin Pria

ditulis oleh Editor
26 March 2025 09:00
Durasi baca: 2 menit
Sejarah Buah Alpukat yang Ternyata Berarti Kelamin Pria (foto/ist)

Sejarah Buah Alpukat yang Ternyata Berarti Kelamin Pria (foto/ist)

Bacaini.ID, KEDIRI – Kungkang purba, Lestodon dan Megatherium, memiliki peranan penting dalam sejarah penyelamatan buah alpukat dari kepunahan.

Binatang-binatang raksasa di Zaman Es tersebut, yang merupakan nenek moyang Kungkang diketahui sebagai penggemar alpukat.

Pohon alpukat berasal dari Meksiko Tengah, tempat asal sejarah kunonya. Bukti arkeologis ditemukan oleh arkeolog Claude Earle Smith Jr.

Sisa-sisa kotiledon atau bakal daun alpukat, ditemukan dalam endapan Gua Coxcatlán, di Tehuacán, negara bagian Puebla.

Jejak sejarah alpukat ini diperkirakan berusia sekitar 10.000 tahun. Sementara negara bagian Nuevo León, Meksiko, memiliki sisa-sisa pohon alpukat primitif.

Dikutip dari Ripley’s, kungkang raksasa yang berukuran 4-5 meter ini berkeliaran di hutan-hutan Amerika Utara dan Selatan.

Seperti kungkang yang dikenal sekarang, mereka juga lamban. Namun kungkang prasejarah hidup di darat dan mampu berdiri dengan kaki belakang mereka.

Kontribusi kungkang raksasa pada kelestarian alpukat terjadi karena kebiasaan makan mereka yang melahap buah alpukat sekaligus bijinya.

Bijinya yang keras dan tidak bisa dicerna ini, pada akhirnya menyebar melalui kotoran dan tumbuh subur di tempat lain.

Budidaya alpukat oleh manusia

Ketika kondisi bumi semakin buruk dan hewan-hewan punah sekitar 13.000 tahun lalu, manusia purba berperan dalam keberlangsungan hidup ekosistem.

Pohon alpukat liar dibudidaya oleh penduduk kuno Meksiko, termasuk suku Aztec dan kelompok adat lainnya.

Kata ‘alpukat’ berasal dari bahasa suku Aztec, nahuatl, ahuacatl atau ahuakatl yang berarti buah zakar atau testis.

Penamaan ini juga berdasar pada keyakinan bahwa bentuk buah berkontribusi pada khasiatnya.

Karenanya, buah alpukat sejak dulu dikenal sebagai afrodisiak, dapat meningkatkan vitalitas.

Di Indonesia sendiri, alpukat diperkirakan masuk pada abad ke-19 dan diperkenalkan oleh orang-orang Belanda.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif   

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: alpukatbuahhistorikelamin priaSEJARAH
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Paket MBG di Trenggalek dengan buah jeruk diduga busuk dan berulat

Buruknya Menu MBG Bikin Geram, Warga Trenggalek Terima Buah Busuk dari Dapur Yayasan

Donasi buku untuk anak-anak dalam gerakan literasi global

Tidak Suka Hari Valentine? 14 Februari Juga Diperingati Hari Pemberian Buku Internasional

Jalan Dhoho Kediri tertutup abu vulkanik Kelud

Nostalgia Erupsi Kelud 2014: Malam Mencekam, Kediri Lumpuh, Yogyakarta Gelap

  • Bupati Trenggalek melepas 9 pemuda yang akan belajar Pertahanan dan AI di Korea Selatan

    Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In