• Login
Bacaini.id
Wednesday, February 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

WNA Pakistan Galang Donasi Dalih Untuk Palestina di Blitar Ditangkap, Ini Sebabnya

ditulis oleh Editor
8 May 2024 20:28
Durasi baca: 2 menit
WNA Pakistan Galang Donasi Dalih Untuk Palestina di Blitar Ditangkap, Ini Sebabnya. (foto/Antara)

WNA Pakistan Galang Donasi Dalih Untuk Palestina di Blitar Ditangkap, Ini Sebabnya. (foto/Antara)

Bacaini.id, BLITAR – Dua orang WNA berkebangsaan Pakistan diadukan warga Blitar Jawa Timur telah meresahkan lantaran melakukan penggalangan dana (donasi) yang bersifat memaksa.

Mereka mematok besaran donasi minimal kepada para penyumbang. Kedua orang yang berinisial MI (44) dan MA (45) berdalih dana yang dihimpun akan disalurkan ke Palestina.

Dalam penyelidikan terungkap sebelum di Blitar keduanya sudah melakukan aksi sama di Malang, Pasuruan dan Tulungagung.

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mengamankan keduanya di wilayah Kanigoro Kabupaten Blitar dalam Operasi Jagratara. Keduanya ditangkap untuk tujuan meminimalisir pelanggaran keimigrasian.

“Keduanya pemegang izin tinggal kunjungan yang diterbitkan di Bandara Juanda Surabaya 31 Januari 2024 berlaku sampai 25 Maret 2024,” ujar Kepala Divisi Imigrasi Kemenkumham Jawa Timur Herdaus kepada wartawan di Blitar Selasa (7/5/2024).

Dua orang WNA Pakistan itu telah diperiksa. Keduanya terungkap sebelumnya berada di Malaysia dengan kegiatan serupa.

Setelah mendarat di Indonesia melalui bandara Juanda, mereka melanjutkan operasi penggalangan dana ke Bandar Lampung dan berlanjut ke Jakarta. Di Jakarta mereka melakukan perpanjangan izin tinggal yang dikeluarkan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Timur, yakni 25 Maret hingga 28 Mei 2024.

Dari Jakarta keduanya melanjutkan penggalangan dana di Malang, Pasuruan, Tulungagung dan Blitar. Menurut Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar Arief Yudistira, kedua WNA Pakistan itu sudah dua pekan tinggal di wilayah Blitar.

Dalam pemeriksaan terungkap mereka sudah mengumpulkan dana sebesar Rp 263 juta. “Sekitar dua pekan tinggal di wilayah Blitar,” terangnya.

Sepak terjang MI dan MA dengan memaksa besaran donasi membuat keduanya dilaporkan. Batas minimal donasi yang mereka buat membuat warga resah, termasuk melakukan manipulasi ke takmir masjid maupun lembaga amal.

Keduanya ditahan di Kantor Imigrasi Blitar dengan sejumlah barang bukti, yakni  uang tunai dari berbagai mata uang senilai Rp 24 juta, visa, buku catatan dan barang lainnya.  

Dalam pemeriksaan juga terungkap, donasi tidak disalurkan ke Palestina tapi ke negara Pakistan. Keduanya mengaku memiliki madrasah di Pakistan di mana ada orang Palestina di dalamnya.

Hal itu dijadikan dalih penggalangan dana untuk Palestina. Terungkap juga, sebagian dana donasi untuk membiayai hidup mereka sehari-hari, termasuk menginap di hotel dan melakukan perpanjangan izin tinggal.

Kedua WNA Pakistan itu juga sempat mengaku donasi yang dihimpun untuk membuat Al Quran braille, namun keduanya tidak bisa menunjukkan bukti.

“Tidak dapat menunjukkan donasi itu untuk membuat Al Quran braille,” ungkap Arief.

Menurut Arief, berkas imigrasi kedua WNA Pakistan itu memang tidak ada masalah, namun selama tinggal di Indonesia mereka tidak memiliki sponsor penjamin untuk perpanjangan izin tinggal.

Saat ini kedua WNA Pakistan itu tinggal menunggu proses keimigrasian selanjutnya.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Donasi PalestinaImigrasi BlitarWNA Pakistan ditahanWNA Pakistan galang donasi Palestina
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi agen KGB dan GRU beroperasi di Indonesia era Orde Baru dengan latar gedung pemerintahan dan militer

Sepak Terjang Agen Soviet di Orde Baru: KGB Menyusup ke Militer hingga MPR

Presiden Prabowo Subianto menerima permohonan audiensi dari lima pengusaha nasional di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Selasa malam, 10 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

Ini Pembahasan Presiden Prabowo dengan Konglomerat Kakap

UNICEF

BEM UGM Surati UNICEF Usai Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Shio Hari Ini 5 Februari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagu-lagu Romi Jahat: Jejak Kritik Sosial Sang Legenda Punk Indonesia yang Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In