Poin Penting:
- Sapi simmental berbobot 1,37 ton milik peternak Trenggalek dipilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto
- Sapi berusia empat tahun itu sempat dua kali terserang PMK namun tetap sehat dan kuat berdiri
- Pemerintah membeli sapi milik Mujadi seharga Rp98 juta menjelang Idul Adha 2026
Bacaini.ID, TRENGGALEK – Sapi jenis simmental berbobot 1,37 ton milik peternak asal Desa Pogalan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada Hari Raya Idul Adha 2026. Sapi tersebut sempat dua kali terserang penyakit mulut dan kuku (PMK) namun berhasil pulih.
Baca Juga:
Mujadi, pemilik sapi menuturkan, telah membeli sapi berumur empat tahun tersebut satu setengah tahun lalu dengan harga Rp35 juta di sekitar kampungnya, dan saat itu posturnya belum sebesar sekarang. Saat ini pemerintah telah membeli darinya untuk digunakan hewan kurban presiden sebesar Rp98 juta.
“Sempat dua kali kena PMK. Tapi alhamdulillah sapi ini kuat. Kalau sapi lain biasanya kakinya sudah tidak kuat berdiri, yang ini masih bertahan,” tutur Mujadi menceritakan riwayat sapinya.
Mujadi mengaku melakukan perawatan khusus setiap hari agar sapi dengan panjang 2,5 meter dan tinggi 167 cm tersebut dalam kondisi prima. Dimandikan setiap pagi dan diberi makan combor, jagung rebus, katul, ampas dan rumput hijau dua kali sehari.
Baca Juga:
- Siapkan Pembiayaan Startup, Presiden Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha
- Mantan Direktur BPR Kota Blitar Jadi Tersangka Kredit Macet Rp255 Juta
Menurut Mujadi, memiliki ternak sapi yang terpilih untuk hewan kurban presiden adalah yang kedua kalinya. Menjelang Idul Adha harga sapi kurban mengalami kenaikan sekitar Rp2-3 juta per ekor.
“Banyak yang bilang rugi kalau beli sapi sudah besar. Tapi saya memang senang ternak sejak kecil,” pungkasnya.
Penulis: Aby Kurniawan
Editor: Solichan Arif





