• Login
Bacaini.id
Saturday, July 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Salat Minta Hujan, Warga Jombang Buat Pengakuan Dosa Lingkungan

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
30 October 2023 15:43
Durasi baca: 2 menit
Salat minta hujan, warga Jombang buat pengakuan dosa lingkungan. (foto/syailendra/bacaini)

Salat minta hujan, warga Jombang buat pengakuan dosa lingkungan. (foto/syailendra/bacaini)

Bacaini.id JOMBANG – Sejumlah orang yang digerakkan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang Jawa Timur menggelar salat istisqa atau salat meminta hujan.

Salat istisqa digelar di lingkungan tempat pengelolaan akhir (TPA) sampah Banjardowo. Ibadah meminta hujan itu sekaligus dimaknai sebagai introspeksi diri terhadap dosa-dosa ekologis atau lingkungan yang pernah dilakukan.

“Melakukan salat istisqa bersama warga sekitar agar hujan segera turun. Sekaligus sebagai introspeksi diri terhadap dosa dosa ekologis kita yang tidak berpihak pada alam,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Miftahul Ulum Senin (30/10/2023).

Salat minta hujan merupakan ikhtiar agar musim kemarau segera berakhir. Seluruh warga dan staf berdoa meminta kepada Allah agar segera menurunkan hujan.

Kegiatan salat yang dipimpin ustad Ahmad Ayub dilangsungkan di bawah terik matahari. Dalam kotbahnya seusai salat, ustad mengatakan perlu instrospeksi diri sekaligus meminta pengampunan kepada Allah agar permintaan hujan bisa dikabulkan.

Ulum mengatakan kemarau panjang berdampak terhadap lingkungan. Banyak pohon mati karena kekeringan. Kemudian muncul kebakaran hutan, yakni khususnya di kawasan lereng gunung Anjasmoro Wonosalam Jombang. 

“Terakhir kebakaran terjadi di lereng gunung anjasmoro Jombang,” sebutnya. Salat istisqa yang digelar diharapkan bisa segera mendatangkan hujan. Saat nanti hujan mengguyur, jamaah dihimbau menjaga kelestarian lingkungan dan alam.

Usia salat warga saling bersalaman dan memaafkan. Warga kembali beraktifitas di TPA Banjardowo yang menjadi pusat pengelolaan sampah di Kabupaten Jombang.

Penulis: Syailendra

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: dosa lingkungankekeringanmusim kemarausalat istisqasalat minta hujan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Siluet Sutan Sjahrir dengan ilustrasi tentara Indonesia sebagai visual Bab Tentara dalam pamflet Perjuangan Kita

Sutan Sjahrir: Tentara Kuat Penting, Tapi Jangan Terjebak Fasisme

Hari Tri Wasono

Kecelakaan Mobil Palisade Menguji Positioning Media di Kediri

Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring OTT KPK terkait dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah pada Juli 2026

OTT Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Gencarnya KPK di Bulan Juli

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In