Poin Penting:
- Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring OTT KPK terkait dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah
- Penangkapan tersebut membuat jumlah kepala daerah yang terjaring OTT KPK sepanjang 2026 menjadi 10 orang
- Kasus yang ditangani KPK didominasi dugaan suap, pemerasan, gratifikasi, dan korupsi proyek pemerintah daerah
Bacaini.ID, KEDIRI – Terjaringnya Etik Suryani, Bupati Sukoharjo Jawa Tengah dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (9/7/2026) menambah daftar kepala daerah yang tersandung kasus korupsi di awal bulan Juli 2026. Saat ini (di bulan Juli) sudah tiga orang kepala daerah ditangkap KPK.
BACA JUGA: Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah Saat Terjaring OTT KPK
Bupati Sukoharjo Etik Suryani diketahui ditangkap di wilayah Soloraya dengan dugaan melakukan pemerasan kepada perangkat daerah. Bersama empat orang lain serta enam koper dan berkas sebagai barang bukti, kemudian dibawa ke gedung Merah Putih KPK Jumat (10/7/2026) untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Sebelumnya pada 1 Juli 2026 KPK menangkap Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Andy terkait dugaan suap dalam pengisian jabatan Sekretaris Daerah hingga penerimaan mobil mewah. OTT KPK berlanjut pada 2 Juli 2026 dengan menangkap Bupati Langkat Syah Afandin terkait kasus suap proyek pemerintahan.
Daftar Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK Sepanjang 2026
Terhitung sejak Januari hingga 10 Juli 2026 tercatat 10 kepala daerah telah terjaring OTT KPK. Artinya dalam sebulan terdapat 1-2 orang kepala daerah kesandung kasus korupsi. Berikut daftar kepala daerah sepanjang Januari hingga 10 Juli 2026 yang terjaring OTT KPK.
- Wali Kota Madiun Maidi
Terjaring OTT KPK terkait dugaan pemerasan proyek, pemotongan dana CSR dan gratifikasi
- Bupati Pati Sudewo
Terjaring OTT KPK terkait dugaan korupsi proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati
- Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Terjaring OTT KPK terkait dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan
- Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari
Terjaring OTT KPK terkait dugaan korupsi dan suap di lingkungan Pemkab Rejang Lebong
- Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
Terjaring OTT KPK terkait dugaan pemerasan dengan modus pengumpulan dana THR dari perangkat daerah
- Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo
Terjaring OTT KPK terkait dugaan korupsi dan pemerasan terkait perizinan serta proyek pemerintah daerah
- Bupati Muara Enim Edison
Terjaring OTT KPK terkait dugaan suap pengadaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
- Bupati Langkat Syah Afandin
Terjaring OTT KPK terkait dugaan suap proyek di lingkungan Pemkab Langkat Tahun Anggaran 2025–2026
- Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby
Terjaring OTT KPK terkait dugaan suap terkait proyek pemerintah daerah
- Bupati Sukoharjo Etik Suryani
Terjaring OTT KPK terkait dugaan pemerasan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo
Dalam OTT Bupati Etik Suryani, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan peristiwa tersebut, yakni menangkap lima orang di wilayah Soloraya yang salah satunya Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
“Adapun perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo,” ujar Budi Prasetyo kepada awak media Jumat (10/7/2026).
Bupati Sukoharjo Etik Suryani merupakan kader PDI Perjuangan (PDIP) yang berpasangan dengan Eko Sapto Purnomo dari Partai Gerindra. Pada Pilkada 2024 pasangan Etik-Eko melawan kotak kosong dan meraih kemenangan 66 persen suara.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Solichan Arif
BACA JUGA: Bongkar Mega Korupsi BUMN, Brimob Bersenjata Lengkap Geledah Kafe di Cipete dan artikel lainnya di rubrik BACA




