Poin Penting:
- Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring OTT KPK bersama empat orang lainnya terkait dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah
- KPK mengamankan enam koper dan sejumlah dokumen, lalu membawa para terperiksa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan
- Kasus diduga berkaitan dengan praktik pemerasan oleh bupati kepada perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo
Bacaini.ID, JAKARTA – Pemerasan terhadap perangkat daerah diduga yang menjadi penyebab Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (9/7/2026) dan pada Jumat pagi (10/7/2026) langsung dibawa ke gedung merah putih Jakarta.
BACA JUGA: Ahmad Baharudin Bupati Tulungagung ‘Give Away’ KPK Usai OTT Gatut Sunu
Informasi yang dihimpun, Bupati Etik Suryani ditangkap di wilayah Soloraya, Jawa Tengah. Petugas KPK mengamankan lima orang termasuk Bupati Sukoharjo, serta enam koper dan berkas sebagai barang bukti. Sebelum dibawa ke Jakarta, kelimanya sempat menjalani pemeriksaan di Mapolresta Surakarta.
Mereka meninggalkan Mapolresta pada pukul 05.43 WIB dengan kendaraan bus yang disediakan petugas untuk menuju Bandara Adi Soemarmo, dan selanjutnya bertolak ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya peristiwa OTT di wilayah Soloraya Jawa Tengah terhadap lima orang yang salah satunya Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
“Adapun perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo,” ujar Budi Prasetyo kepada awak media Jumat (10/7/2026).
Bupati Sukoharjo Etik Suryani diketahui merupakan kader PDI Perjuangan (PDIP) yang berpasangan dengan Eko Sapto Purnomo dari Partai Gerindra. Pada Pilkada 2024 pasangan Etik-Eko melawan kotak kosong dan meraih kemenangan 66 persen suara.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Solichan Arif
BACA JUGA: Bongkar Mega Korupsi BUMN, Brimob Bersenjata Lengkap Geledah Kafe di Cipete dan artikel lainnya di rubrik BACA




