• Login
Bacaini.id
Saturday, May 9, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ratusan Warga Mengadu ke Kantor Demokrat Kota Kediri

ditulis oleh
15 July 2023 19:54
Durasi baca: 2 menit
Legislator Partai Demokrat menerima aduan masyarakat. Foto:istimewa

Legislator Partai Demokrat menerima aduan masyarakat. Foto:istimewa

Bacaini.id, KEDIRI – Lebih dari 100 warga Kota Kediri berkumpul di Kantor DPC Demokrat Kota Kediri, Sabtu, 15 Juli 2023. Mereka mengadukan beragam persoalan kepada legislator Partai Demokrat untuk mendapat jalan keluar.

Antusiasme warga untuk mengadu di kantor DPC Demokrat Kota Kediri cukup besar. Bahkan kantor partai berlambang mercy di Jl. Semeru, Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri itu penuh sesak oleh masyarakat.

Kepada pengurus dan legislator Partai Demokrat, mereka membawa berbagai persoalan. Mulai sulitnya mendapat pekerjaan, pengembangan usaha kecil, hingga sengkarut penerimaan murid baru di Kota Kediri.

“Saya mewakili para orang tua siswa menanyakan mekanisme penerimaan sekolah dengan sistem zonasi. Sebab banyak warga yang rumahnya jauh dari sekolah bisa diterima di jalur ini,” keluh Awik, salah satu warga.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Kediri, Ashari mengatakan persoalan PPDB (penerimaan peserta didik baru) terjadi di seluruh Indonesia. Salah satu pemicunya karena tidak adanya standar nilai pendidikan yang jelas. “Dulu ada ujian nasional sehingga bisa memilih sekolah sesuai kemampuan siswa,” katanya.

Saat ini semua orang menggunakan beragam cara untuk bisa menembus sekolah favorit. Termasuk guru di sekolah yang berlomba-lomba memberikan nilai tinggi kepada siswa didiknya.

Celakanya, penerapan sistem zonasi yang ditujukan untuk memberi kesempatan siswa di sekitar sekolah favorit untuk belajar di sana, turut dinodai cara-cara “kotor”. Salah satunya merekayasa data kependudukan agar seolah-olah tinggal di dekat sekolah.

“Akibatnya SMP dan SMA favorit di Kota Kediri mendapatkan input (siswa) dari hasil akal-akalan. Ini berdampak pada kesenjangan kemampuan akademik siswa yang menyulitkan proses pembelajaran di sekolah,” kata Ashari.

Untuk itu, Ashari yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri yang membidangi pendidikan mengusulkan agar tahun depan diberlakukan kembali standarisasi nilai.

Menangkap usulan itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Partai Demokrat, Subianto berkomitmen membawanya kepada Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Menurutnya perjuangan dan program kerja legislator di tingkat provinsi dan kota saling berkesinambungan. “Termasuk kedatangan saya ke Kota Kediri hari ini untuk menyerap aspirasi masyarakat dan teman-teman legislator di sini,” kata Subianto.

Bukan hanya pendidikan, Subianto juga menerima aduan dari pelaku UMKM terkait pengembangan usaha mereka. Aduan itu langsung direspon dengan mengkomunikasikan kepada kepala kelurahan setempat agar mengajukan program pemberdayaan ekonomi. Usulan itu akan diperjuangkan sebagai program pemerintah melalui mekanisme Musrenbang di Jawa Timur.

Sedangkan persoalan lapangan pekerjaan juga telah direspon oleh Wakil Gubernur Jatim sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak dengan membentuk Milenial Job Center. Program ini menyediakan banyak pelatihan kepada para pencari kerja dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Penulis: HTW

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: ashariDPRD Kota Kediriemil elestianto dardakkota kediripartai demokratPPDBsubiantoUMKM
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi petugas medis menangani penumpang kapal pesiar MV Hondius yang terinfeksi Virus Andes di kapal pesiar Atlantik

Virus Andes Diduga Penyebab Wabah Misterius di Kapal Pesiar MV Hondius, 3 Meninggal

KFC Pertama di Indonesia, letaknya di Melawai Jakarta/Dok KFC

Begini Makanan Orang Indonesia Sebelum KFC Masuk Tahun 1979

Pasokan BBM Pertamina ke SPBU. Foto: Pertamina

Ramai Harga Pertalite Tak Disubsidi Tembus Rp.16.088 per Liter

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In