• Login
Bacaini.id
Wednesday, July 22, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Puluhan Warga Blitar Diduga Keracunan Makanan Posyandu

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
12 May 2025 17:05
Durasi baca: 2 menit
Puluhan Warga Blitar Diduga Keracunan Makanan Posyandu (foto ilustrasi/ist)

Puluhan Warga Blitar Diduga Keracunan Makanan Posyandu (foto ilustrasi/ist)

Bacaini.ID, BLITAR – Polres Blitar menyelidiki dugaan keracunan makanan yang dialami 60 warga Desa Sidomulyo Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar Jawa Timur.

Usai menyantap kolak kacang hijau dan pisang dari petugas posyandu di desa setempat, warga yang terdiri dari lansia dan anak-anak mengalami mual, muntah dan diare.

Peristiwa dugaan keracunan massal itu berlangsung pada Sabtu 10 Mei 2025. Saat ini 19 warga masih menjalani rawat inap, sedangkan selebihnya menjalani rawat jalan.

Petugas Polres Blitar telah melakukan pengambilan sampel sisa makanan posyandu untuk diuji di laboratorium Forensik Polda Jawa Timur.

“Masih dalam penyelidikan,” ujar Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi kepada wartawan Senin (12/5/2025).

Informasi yang dihimpun, kegiatan Posyandu lansia berlangsung pada Sabtu 10 Mei 2025 pagi, dimulai sekitar pukul 08.00 WIB.

Untuk menjaga kesehatan warga, petugas posyandu memberi suplemen makanan berupa kolak kacang hijau dan pisang yang itu disantap di lokasi.

Gejala keracunan muncul pada keesokan harinya, yakni Minggu 11 Mei 2025. Secara hampir bersamaan warga mengeluhkan hal yang sama: mual, muntah dan diare.

Sebagian besar memutuskan memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan yang ada. Dari 60 warga yang mengalami gejala keracunan, sebagian besar berangsur membaik dan dibolehkan pulang.

Saat ini tinggal 19 warga yang masih menjalani rawat inap. Menurut Putut Siswahyudi, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar.

“Untuk kepastian penyebab dugaan keracunan masih menunggu hasil uji laboratorium Polda Jatim,” pungkasnya.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: blitarkeracunankeracunan makanankeracunan massalmakanan posyanduposyandu
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi seorang wanita memegang pil KB hormonal kombinasi yang dalam penelitian terbaru dikaitkan dengan peningkatan gejala makan emosional

Studi: Pil KB Hormonal Bisa Picu Makan Emosional pada Wanita

Grafik penurunan indeks kebebasan akademik Indonesia sebesar 56 persen sepanjang 2015-2025 berdasarkan data V-Dem Institute

Indeks Kebebasan Akademik Indonesia Turun 56 Persen, Alarm Kampus

Presiden Prabowo Subianto. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

Prabowo Bongkar Modus Penjualan Sawit dari 15.000 menjadi 27.000

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In