Poin Penting:
- 110 pelaku industri F&B dan teknologi dari delapan negara mengikuti Bali Interfood 2026 di Nusa Dua, Bali, termasuk 35 pelaku UMKM
- Event yang berlangsung 2–4 September 2026 tersebut menargetkan 15.000 pengunjung dan mempertemukan produsen, distributor, buyer, HORECA, peritel hingga investor
- Bali Interfood 2026 juga menghadirkan Gelato World Cup Indonesian Selection, workshop, kompetisi, serta berbagai program kuliner dan beverage
Bacaini.ID, BALI – Sebanyak 110 pelaku industri makanan dan minuman (F&B) hingga teknologi dari delapan negara, termasuk 35 dari sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bertemu selama tiga hari (2-4 September 2026) dalam event Bali Interfood 2026 ke-7. Acara ditargetkan dihadiri 15.000 pengunjung.
Dihelat di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, event Bali Interfood 2026 yang di dalamnya terdapat pameran, sekaligus jadi momentum bertemunya para produsen, distributor, importir, buyer, pelaku HORECA, peritel, pemilik restoran dan kafe, hingga investor.
Juga momentum bertemunya business matching, networking session, program edukatif yang membuka peluang kolaborasi serta transaksi baru. CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim selaku penyenggara acara mengatakan Pulau Dewata memiliki posisi strategis dalam perkembangan industri F&B nasional.
Bagaimana pertumbuhan pada sektor pariwisata, hotel, restoran, kafe, serta bisnis kuliner di Bali terus menciptakan kebutuhan terhadap produk, bahan baku, peralatan, teknologi, dan solusi industri yang semakin beragam.
Krista Exhibitions Group yang berdiri sejak tahun 1994 telah membuktikan mampu menjaga konsistensi, kepercayaan, kualitas dan profesionalisme dalam mengelola bisnis usahanya.
“Kristamedia dibentuk pada 1994, di mana pameran pertama waktu itu diselenggarakan pada 1995 dengan nama Print Paper Packaging di JIEXPO Kemayoran Jakarta,” kata CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, kepada awak media Sabtu (5/9/2026).
Sementara event Bali Interfood 2026 diketahui hadir bersama dengan Bali Hotel & Tourism, Bali Coffee Expo, Bali Wine & Spirit dan Bakery Indonesia Expo 2026. Kolaborasi tersebut menghadirkan ekosistem lebih luas, mulai bahan baku, produk makanan dan minuman, bakery dan pastry, kopi, wine & spirit, peralatan pengolahan, horeca, jasa boga, hingga teknologi dan solusi pengemasan.
Pengunjung yang hadir tidak hanya dapat mencari produk sesuai kebutuhan bisnis, tetapi juga melihat bagaimana berbagai sektor dalam industri F&B dan hospitality saling terhubung.
“Yang kami hadirkan bukan hanya produk, tetapi juga kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang yang berada di balik industri ini buyer, supplier, chef, purchasing, distributor, asosiasi, hingga profesional hospitality,” jelas Daud D. Salim.
Seperti diketahui, Gelato World Cup Indonesian Selection menjadi program unggulan dalam event Bali Interfood 2026. Pengunjung dapat menyaksikan kompetisi sekaligus mengikuti berbagai workshop yang menghadirkan teknik dan kreativitas para profesional gelato.
Rangkaian program tersebut antara lain Gelato Workshop Coconut Mango Dessert, Mixologist Workshop Morello Cherry Gelato, Gelato Competition, Gelato Workshop Sorbet Lollies, serta Mixologist Workshop Blood Orange Sorbet.
Pengunjung event Bali Interfood 2026 juga dapat menikmati berbagai sesi kuliner dan beverage yang menghadirkan chef serta profesional industri.
“Bali Interfood 2026 menghadirkan pengalaman eksplorasi rasa yang mempertemukan wine dengan beragam karakter cita rasa melalui rangkaian Wine Pairings,” jelasnya. (ek/sa)




