Bacaini.ID, TULUNGAGUNG – Pria berkaos hitam misterius itu diketahui berjalan di atas rel kereta api wilayah Desa Buntaran Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung sebelum kereta api (KA) Brawijaya yang bergerak menuju Malang kemudian menempernya.
BACA JUGA: KAI Daop 7 Madiun Tutup 12 Perlintasan Liar, Blitar Jadi Prioritas
Sebelum insiden kecelakaan terjadi, dan jasadnya ditemukan di area KM 140 jalur kereta antara Stasiun Rejotangan dan Ngunut, seorang penjaga palang pintu perlintasan mengaku sempat memperingatkan. Yang bersangkutan diminta keluar dari jalur kereta api.
Juga sempat dilakukan pemantauan melalui CCTV, namun karena gelap, keberadaan laki-laki berkaos hitam itu tidak terlihat, sampai datang laporan dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdal) KAI Daop 7 Madun melalui radio.
Disampaikan telah terjadi kecelakaan kereta api di wilayah Desa Buntaran. “Saat dicek petugas Stasiun Rejotangan ternyata benar, korban laki-laki, berkaos hitam tersambar KA Brawijaya,” ujar Kapolsek Rejotangan Polres Tulungagung AKP Kasianto kepada wartawan Selasa (7/7/2026).
Jasad laki-laki yang tertemper KA Brawijaya langsung dievakuasi ke RSUD dr Iskak Tulungagung. Identitasnya dan termasuk dari mana berasal belum diketahui. Sebab petugas tidak menemukan identitas apapun. Atas insiden yang terjadi, petugas mengimbau masyarakat tidak beraktivitas di jalur kereta karena berbahaya.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Solichan Arif
BACA JUGA: Ponpes Tambakberas Jombang Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU, Bukan Kediri dan artikel la




