• Login
Bacaini.id
Sunday, May 3, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Petugas Tutup Akses Ke Kawasan Lahar Panas Gunung Semeru

ditulis oleh
6 December 2020 10:31
Durasi baca: 2 menit
Caption Foto: Satpol PP Kabupaten Lumajang tampak berjaga di Curah Kobokan. (Foto: BacaIni.id/Moh Badar Risqullah)

Caption Foto: Satpol PP Kabupaten Lumajang tampak berjaga di Curah Kobokan. (Foto: BacaIni.id/Moh Badar Risqullah)

LUMAJANG – Satuan Tugas Tanggap Bencana Erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang langsung bertindak tegas menutup akses pintu masuk ke kawasan aliran lahar panas. Hal itu usai masih bandelnya masyarakat yang nekat mendekati kawasan berbahaya tersebut.

Sebagaimana pantauan BacaIni.id, di setiap pintu masuk dipalang kayu dan garis polisi. Tampak beberapa petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bergantian menjaga agar masyarakat tidak mendekat ke kawasan aliran lahar.

“Masyarakat masih banyak yang bandel (melihat lahar panas Gunung Semeru dengan jarak dekat). Padahal kan sangat berbahaya,” ungkap salah satu Anggota Satpol PP Kabupaten Lumajang, Anam, kepada wartawan saat ditemui di kawasan Curah Kobokan, Sabtu, 5 Desember 2020.

Dia menyampaikan, penutupan ini sebenarnya sudah dilakukan sejak awal. Akan tetapi, masyarakat tidak menghiraukan imbaun tersebut. Sehingga, petugas Satpol PP dikerahkan untuk menjaga semua pintu masuk.

“Kita dibagi-bagi dan bergantian berjaga dengan ketat. Dengan harapan, apa yang tidak kita harapkan tidak terjadi,” ujarnya sambil lalu mengingatkan warga yang baru datang dan berencana melihat lahar panas Gunung Semeru.

Dia menyampaikan sekalipun saat ini belum ada korban luka ataupun jiwa karena kecerobohan itu tadi. Anam berharap masyarakat tidak memaksa hanya untuk melihat lahar panas Gunung Semeru dengan jarak dekat.

“Kami imbau masyarakat jangan nekat. Kalau sampai terjadi sesuatu. Tidak hanya satu orang saja. Semua petugas akan dirugikan,” tuturnya.

Sementara, Kepala Sub-Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Barat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Gunung Api (PVMBG), Kristianto mengatakan sudah memberikan rekomendasi dengan meminta agar tidak ada aktivitas apapun di kawasan aliran lahar panas Gunung Semeru.

Dia menjelaskan lahar panas sangat berbahaya karena mengandung material yang masih panas. Sehingga tidak direkomendasikan ada aktivitas apapun. Apalagi sampai menyentuhnya.

“Sepanjang aliran sungai atau aliran lahar itu perlu di waspadai. Kami memberikan rekomendasi supaya tidak mendekati area terdampak. Karena saat ini masih panas,” kata dia dalam keterangannya saat di temui di pos pantau.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, masyarakat masih banyak yang mencoba mendekati kawasan aliran lahar panas Gunung Semeru. Bahkan, sebagian dari mereka nekat menyentuhnya.

Sedangkan kondisi aktivitas Gunung Semeru. PVMBG menyampaikan masih berstatus waspada Level II dengan rekomendasi yaitu tidak ada aktivitas apapun dalam radius 1 Km dari kawah Gunung Semeru.

Penulis : Moh Badar Risqullah
Editor : Karebet

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia dengan simbol kebebasan berekspresi dan aktivitas jurnalis

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026: Tema Perdamaian hingga Tantangan Kebebasan Media di Indonesia

Hamparan bunga liar berwarna-warni di Namaqualand saat musim semi

Wisata Bunga Liar Mendunia: Alternatif Selain Sakura, Ini Destinasi Terbaiknya

Ilustrasi Gojek. Foto: istimewa

Pemerintah Tetapkan Aturan Baru Gojek-Grab, Ini Perhitungannya

  • Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

    Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In