• Login
Bacaini.id
Friday, May 1, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Penghasilan Istri Lebih Mapan? Lakukan ini Sebelum Terlambat

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
5 July 2025 17:14
Durasi baca: 2 menit
Penghasilan Istri Lebih Mapan? Lakukan ini Sebelum Terlambat (foto ilustrasi/freepik)

Penghasilan Istri Lebih Mapan? Lakukan ini Sebelum Terlambat (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Dalam pandangan konservatif, laki-laki dituntut untuk jadi provider bagi perempuan pasangannya.

Laki-laki harus sanggup memenuhi segala kebutuhan terutama masalah finansial. Intinya berkewajiban menafkahi perempuan secara penuh.

Pada pasangan di mana perempuan punya penghasilan lebih besar seringkali timbul masalah tersendiri dalam kehidupan rumah tangga.

Ketimpangan penghasilan bisa jadi bom waktu yang merusak hubungan jika tidak segera diatasi bersama melalui kompromi dan komunikasi yang baik.

Bisa menimbulkan efek psikologis dan mengancam keharmonisan. Berikut dampak yang bisa timbul jika tidak teratasi:

Persepsi sosial

Memiliki istri yang berpenghasilan lebih banyak akan mengundang pandangan sosial yang dapat menekan psikologis laki-laki.

Perasaan tidak setara, takut dianggap ‘nebeng’ hidup, gaya hidup yang berbeda, dan pandangan negatif lainnya.

Masalah emosional

Ada dua kemungkinan negatif yang bisa mengubah perilaku laki-laki ketika memiliki istri dengan penghasilan lebih banyak.

Menjadi rendah diri dan merasa tidak memiliki kuasa dalam masalah rumah tangga, atau menikmati posisinya sebagai pihak yang berpenghasilan lebih rendah.

Ini membuat laki-laki menjadi abai pada tanggung jawab dan menyerahkan semua urusan rumah tangga pada perempuan.

Untuk mengatasi ketimpangan penghasilan dalam rumah tangga, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan pasangan, dikutip dari Marriage:

Fokus pada kontribusi, bukan perbandingan

Uang bukan satu-satunya kontribusi dalam kehidupan rumah tangga.

Alih-alih memberi uang yang banyak pada pasangan, laki-laki yang memiliki penghasilan lebih rendah bisa berkontribusi dalam urusan lain.

Misalnya pengasuhan anak, terlibat dalam urusan domestik rumah tangga, memberi perhatian dan kasih sayang penuh pada keluarga ketika berada di rumah.

Menetapkan tujuan keuangan bersama

Mengelola keuangan secara bersama. Masing-masing pihak tetap memiliki tanggung jawab yang harus dijalankan.

Walaupun tidak dapat mengatasi seluruh masalah keuangan, tetap harus memberi nafkah untuk kebutuhan tertentu dalam rumah tangga.

Misalnya, menentukan siapa yang membayar tagihan listrik, membayar sekolah anak, untuk belanja bulanan dan lainnya.

Kompromi ini akan memudahkan penerimaan pada masing-masing dan tumbuh perasaan saling menghargai. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: istrimasalah finansialpenghasilan istri lebih mapanrumah tangga
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi pajak. Foto:Istimewa

DJP Perpanjang Waktu Lapor SPT Badan

Gedung KPK usai OTT Wali Kota Madiun Maidi terkait dugaan korupsi

Skandal Pita Cukai Rokok, Dua Jalur Satu Jaringan Korupsi

Wiji Thukul penyair perlawanan Indonesia yang hilang sejak 1998

May Day 2026: 3 Puisi Perlawanan Wiji Thukul tentang Nasib Buruh dan Kekuasaan

  • Letda Bintang Revolusi pembaretan Kopassus 2026 Nusakambangan

    Profil Letda Mohammad Bintang Revolusi, Perwira Muda Asal Blitar Pimpin Yel-Yel Pembaretan Kopassus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In