Poin Penting
- Malaysia masih menjadi negara ASEAN dengan jumlah wisatawan asing terbanyak mencapai 10,6 juta kunjungan
- Vietnam mencatat pertumbuhan pariwisata tercepat di Asia Tenggara dengan kenaikan 12 persen
- Indonesia menerima 3,44 juta wisman dan mencatat kinerja triwulan terbaik sejak 2020
Bacaini.ID, KEDIRI – Krisis yang terjadi di Timur Tengah ternyata membawa dampak tak terduga bagi sektor pariwisata Asia Tenggara. Sejumlah negara ASEAN, termasuk Indonesia, mencatat kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara pada kuartal pertama tahun ini.
Baca Juga:
Meskipun krisis global yang terjadi menyebabkan harga tiket pesawat naik, namun hal ini tak menghalangi minat masyarakat dunia untuk ‘menepi’ sebentar di Asia Tenggara. Tidak sedikit warga negara asing yang merasa terdampak atas perang yang terjadi, memilih untuk meninggalkan negaranya sementara, dan memilih tinggal di wilayah yang dianggap aman seperti Asia atau Australia.
Malaysia menjadi negara yang paling banyak menerima kunjungan wisatawan mancanegara di wilayah Asia Tenggara. Malay Mail melaporkan, 10,6 juta wisman masuk ke Malaysia di kuartal pertama tahun ini, dan angkanya meningkat 5% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pemerintah setempat mengatakan, jumlah pengunjung dari Timur Tengah menurun, namun ada peningkatan pengunjung yang signifikan dari kawasan Asia dan terutama Eropa.
Sementara itu, Thailand meskipun secara statistik mengalami penurunan kunjungan pariwisata, namun tetap menjadi negara ASEAN dengan kunjungan turis asing yang paling banyak di posisi kedua. Selain akibat krisis Timur Tengah, konflik di perbatasan Thailand-Kamboja juga menjadi penyebab mengapa selama dua tahun berturut-turut, Thailand harus turun tahta sebagai jawara pariwisata ASEAN.
Sebanyak 9,3 juta kedatangan wisatawan mancanegara bagi Thailand merupakan penurunan 2,3% dibanding tahun sebelumnya.
Baca Juga:
Vietnam menjadi negara Asia Tenggara yang peling cerah masa depan pariwisatanya. 6,76 juta kedatangan wisman tahun ini merupakan angka triwulan tertinggi yang dicapai oleh Vietnam dengan pertumbuhan sebesar 12%. Wisatawan dari Tiongkok dan India dilaporkan mengalami lonjakan tajam.
Vietnam saat ini mengalami lonjakan pariwisata yang sangat agresif dan menjadi negara dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara. Menempati posisi ketiga dalam kunjungan wisatawan mancanegara, Vietnam kini telah mampu mengalahkan Singapura dan menempel ketat Thailand dan Malaysia.
Di posisi keempat, Singapura juga mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan sebesar 2,8% atau sejumlah 4,4 juta kunjungan pada kuartal pertama tahun ini. Berbeda dengan negara-negara sekawasan yang lebih mementingkan jumlah kunjungan, Singapura kini lebih memilih strategi ‘Value over Volume’. Strategi ini berfokus pada menarik wisatawan premium yang membelanjakan banyak uang.
Di peringkat kelima, Indonesia menerima 3,44 juta kunjungan wisman, meningkat 8,62% dan menjadi kinerja triwulan terbaik sejak tahun 2020. Sebagian besar wisman yang datang ke Indonesia berasal dari negara-negara tetangga seperti Australia dan Malaysia, karena krisis yang terjadi di Timur Tengah menghambat perjalanan jarak jauh.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif




