Bacaini.ID, BALI – KMP Putri Yasmin mengalami kebakaran di perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026) pagi. Informasi Humas Kansar Mataram menyebut 173 orang menjadi korban dalam insiden tersebut, termasuk dua WNA Australia, dengan satu orang korban dilaporkan meninggal dunia.
Kantor SAR Mataram saat ini tengah melakukan operasi SAR intensif. Insiden kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 04.15 WITA saat kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Padang Bai menuju Pelabuhan Lembar. Kantor SAR Mataram menerima laporan darurat pada pukul 04.39 WITA dan segera mengerahkan personel untuk melakukan proses evakuasi.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menegaskan prioritas utama tim saat ini adalah keselamatan jiwa seluruh penumpang dan kru kapal.
“Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, Rigit Inflatable Boat (RIB), dan Rigit Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitaran lokasi kejadian,” ujar Muhamad Hariyadi dalam rilisnya.
Mengingat situasi yang darurat, Kantor SAR Mataram juga berkoordinasi dengan Kantor SAR Denpasar yang turut mengerahkan KN SAR Arjuna untuk membantu proses evakuasi dan juga mengerahkan helikopter dari SGi Air Bali untuk pantauan yang lebih luas melalui udara.
Operasi SAR ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, antara lain Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal yatch, SGi Air Bali, masyarakat setempat, dan pihak terkait lainnya.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih berada di lokasi kejadian untuk melaksanakan proses evakuasi. (ek/sa)




