• Login
Bacaini.id
Saturday, September 26, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Cegah TPPO dari Desa, Imigrasi Jatim Perkuat Peran DBI dan PIMPASA

Program Desa Binaan Imigrasi dan PIMPASA melibatkan pemerintah desa serta masyarakat untuk memperkuat deteksi dini TPPO dan berbagai persoalan keimigrasian di Jawa Timur

ditulis oleh Solichan Arif
26 September 2026 15:36
Durasi baca: 3 menit
Imigrasi Jawa Timur memperkuat pengawasan TPPO hingga desa melalui DBI dan PIMPASA

Imigrasi Jawa Timur memperkuat pengawasan TPPO dan penyelundupan manusia hingga tingkat desa melalui program Desa Binaan Imigrasi dan PIMPASA (foto/ist)

Reporter: Solichan Arif | Editor: Editor

Poin Penting:

  • Imigrasi Jawa Timur memperkuat pengawasan TPPO dan penyelundupan manusia hingga tingkat desa.
  • Program DBI dan PIMPASA melibatkan pemerintah desa serta masyarakat untuk memperkuat deteksi dini.
  • Imigrasi mengevaluasi pelaksanaan DBI dan PIMPASA untuk memetakan kendala serta potensi persoalan keimigrasian di lapangan.

Bacaini.ID, BLITAR – Imigrasi Jawa Timur memperkuat pengawasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan penyelundupan manusia atau human trafficking hingga tingkat desa. Upaya tersebut dilakukan melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) dengan melibatkan pemerintah desa serta masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, mengatakan pengawasan keimigrasian membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, termasuk pemerintah desa dan masyarakat. Penguatan DBI dan PIMPASA jadi bagian dari upaya mendekatkan fungsi pengawasan Imigrasi dengan masyarakat. Diharapkan tidak hanya secara administratif, tetapi mampu menjadi bagian dari sistem deteksi dini TPPO di tingkat desa.

Baca Juga: Bukan Kawasan Favorit, Tapi 211 WNA Ada di Blitar dan Tulungagung

“Pengawasan keimigrasian tidak bisa hanya dilakukan dari kantor. Dibutuhkan keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat agar berbagai potensi permasalahan dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” ujar Novianto Sulastono dalam acara Analisis dan Evaluasi Desa Binaan Imigrasi dan PIMPASA di Kampung Cokelat, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jumat (25/9/2026).

Kepala Kantor Imigrasi Blitar, Aditya Nursanto, mengatakan pengawasan keimigrasian perlu dibangun lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran Imigrasi di tingkat desa merupakan bagian dari upaya memberi manfaat secara langsung kepada masyarakat, termasuk terkait pengawasan keimigrasian.

Imigrasi untuk rakyat bukan hanya dalam konteks pelayanan keimigrasian, tetapi bagaimana bisa hadir sekaligus memberi manfaat secara langsung kepada masyarakat. Menurut Aditya, keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat diperlukan untuk memperkuat penyampaian informasi mengenai potensi persoalan keimigrasian.

“Dengan adanya DBI dan PIMPASA, kami ingin membangun sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Sehingga ketika ada potensi permasalahan keimigrasian, informasi tersebut bisa lebih cepat diketahui dan ditindaklanjuti,” katanya.

Kegiatan yang berlangsung menjadi forum analisis dan evaluasi terhadap pelaksanaan DBI serta peran PIMPASA. Evaluasi mencakup capaian program, kendala pelaksanaan, dan potensi permasalahan di lapangan sebagai bahan perbaikan dan tindak lanjut.

DBI diarahkan tidak sekadar jadi sarana penyampaian informasi keimigrasian, tetapi juga ruang kolaborasi antara Imigrasi, pemerintah desa, dan masyarakat. Partisipasi masyarakat diperlukan untuk mendukung deteksi dini terhadap berbagai persoalan keimigrasian di lingkungan masing-masing.

Sementara PIMPASA berperan menginventarisasi isu keimigrasian di wilayah DBI, mengidentifikasi potensi risiko, serta menjadi penghubung informasi antara masyarakat dan jajaran Imigrasi. (sa/edt)

Google News Lihat Berita Bacaini.id di Google News
Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: blitarDBIhuman traffickingimigrasiImigrasi BlitarImigrasi Jatimpenyelundupan manusiaperdagangan orangPimpasaTPPO
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Imigrasi Jawa Timur memperkuat pengawasan TPPO hingga desa melalui DBI dan PIMPASA

Cegah TPPO dari Desa, Imigrasi Jatim Perkuat Peran DBI dan PIMPASA

Tradwife dan kehidupan domestik perempuan sebagai gaya hidup di media sosial

Tradwife Bukan Sekadar Ibu Rumah Tangga, Ini Makna dan Fenomenanya di Media Sosial

Mbak Wali Bekali Kafilah Pekan Olahraga dan Seni antar Diniyah dengan Pesan Prestasi dan Akhlak

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In