Poin Penting:
- KAI Daop 7 membangun 13 pos JPL baru, termasuk di Kabupaten Blitar, untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api
- JPL 172 Talun–Garum menjadi salah satu titik yang ditinjau dalam kegiatan Tilik Lintas
- Inspeksi mencakup jalur rel, persinyalan, perlintasan, fasilitas stasiun, dan kepatuhan terhadap SOP
Bacaini.ID, BLITAR – PT KAI Daop 7 Madiun menyiapkan 13 pos penjagaan perlintasan sebidang (JPL) baru yang sebagian di antaranya berada di wilayah Kabupaten Blitar. Dalam kegiatan Tilik Lintas antara Stasiun Blitar hingga Stasiun Talun, JPL 172 antara Talun–Garum menjadi salah satu yang ditinjau.
BACA JUGA: KAI Tutup Permanen Perlintasan Liar di Kediri Usai Pemotor Tewas
Keberadaan JPL baru merupakan bagian dari program strategis KAI untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api maupun para pengguna jalan raya. Berikut 13 JPL baru di wilayah Daop 7 Madiun yang beberapa di antaranya di wilayah Kabupaten Blitar.
1. JPL 295 Km 200+303 Lintas Bagor-Kertosono petak jalan antara Stasiun Minggiran-Papar;
2. JPL 299A Km 206+105 Lintas Bagor-Kertosono petak jalan antara Stasiun Papar-Purwoasri;
3. JPL 301 Km 210+243 Lintas Bagor-Kertosono petak jalan antara Stasiun Purwoasri-Kertosono;
4. JPL 303 Km 211+793 Lintas Bagor-Kertosono petak jalan antara Stasiun Purwoasri-Kertosono;
5. JPL 294A Km 199+645 Lintas Bagor- Kertosono petak jalan antara Stasiun Minggiran-Papar;
6. JPL 171 Km 111+973 Lintas Bagor-Kertosono petak jalan antara Stasiun Talun-Garum;
7. JPL 172 Km 112+389 Lintas Bagor-Kertosono petak jalan antara Stasiun Talun-Garum;
8. JPL 174 Km 113+137 Lintas Bagor-Kertosono petak jalan antara Stasiun Talun-Garum;
9. JPL 182 Km 117+186 Lintas Bagor-Kertosono petak jalan anatara Stasiun Garum-Blitar;
10. JPL 209 Km 130+327 Lintas Bagor-Kertosono petak jalan antara Stasiun Blitar-Rejotangan;
11. JPL 224 Km 141+882 Lintas Bagor –Kertosono petak jalan antara Stasiun Rejotangan-Ngunut;
12. JPL 218 Km 138+131 Lintas Bagor-Kertosono petak jalan antara Stasiun Rejotangan-Ngunut dan
13. JPL 242 Km 152+437 Lintas Bagor-Kertosono petak jalan antara Stasiun Sumbergempol –Tulungagung.
“Pembangunan gardu JPL di 13 titik strategis wilayah Daop 7—termasuk JPL 172 antara Talun–Garum—menunjukkan keseriusan kami dalam meningkatkan keselamatan, baik bagi perjalanan kereta api maupun para pengguna jalan raya,” ujar Tohari, Manager humas Daop 7 Madiun dalam rilisnya Selasa (28/7/2026).
BACA JUGA: KAI Daop 7 Madiun Tutup 12 Perlintasan Liar, Blitar Jadi Prioritas
Sementara dalam kegiatan Tilik Lintas antara Stasiun Blitar hingga Stasiun Talun dihadiri langsung oleh Deputy 7 Madiun, Alam Prasetyo bersama Manager Operasi dan Manager Jalan Rel dan Jembatan (JJ) Daop 7 Madiun.
Kegiatan pengawasan langsung ini difokuskan pada pengecekan menyeluruh terhadap berbagai aspek operasional dan pelayanan, di antaranya:
• Kelaikan Infrastruktur: Pengecekan kondisi track (jalur rel), sistem persinyalan, serta kondisi jalur kereta api agar senantiasa handal dan bebas dari gangguan.
• Keselamatan Perlintasan: Pemeriksaan kondisi perlintasan sebidang serta penertiban lingkungan di sekitar jalur rel.
• Fasilitas & Bangunan: Peninjauan fasilitas pelayanan, kebersihan stasiun, serta bangunan stasiun.
• Administrasi: Pemeriksaan administrasi Perka (Perjalanan Kereta Api).
Deputy 7 Madiun memberikan sejumlah arahan penting kepada seluruh petugas di lapangan. Ia menekankan agar setiap pegawai senantiasa bertugas sesuai dengan regulasi dan mematuhi SOP (Standard Operating Procedure) yang berlaku.
“Implementasi budaya 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) harus terus dijalankan agar kebersihan lingkungan kerja tetap terjaga. Selain itu, pastikan perawatan sarana, prasarana, dan alat kerja dilakukan secara berkala,” tegas Deputy 7 Madiun Alam Prasetyo.
Kegiatan Tilik Lintas merupakan bentuk komitmen jajaran manajemen KAI Daop 7 Madiun dalam memastikan seluruh aspek operasional, mulai dari kelaikan infrastruktur jalur rel, fasilitas stasiun, hingga sistem persinyalan, berada dalam kondisi yang handal dan aman.
Penulis: Solichan Arif
BACA JUGA: Viral Turis Italia Arogan, Alarm Neo Kolonialisme Bangkit? dan artikel lainnya di rubrik BACA




