• Login
Bacaini.id
Wednesday, April 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ilmuwan Berhasil Ungkap Misteri Asteroid Pemusnah Dinosaurus di Bumi

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
20 August 2024 12:17
Durasi baca: 3 menit
Ilmuwan Berhasil Ungkap Misteri Asteroid Pemusnah Dinosaurus di Bumi. (foto ilustrasi: vecteezy)

Ilmuwan Berhasil Ungkap Misteri Asteroid Pemusnah Dinosaurus di Bumi. (foto ilustrasi: vecteezy)

Bacaini.ID, KEDIRI – Para ilmuwan telah mengetahui dari mana datangnya asteroid pemusnah dinosaurus. Asteroid selebar 10 km dari luar Jupiter itu menghantam Bumi 66 juta tahun lalu.

Sesuatu yang berukuran sangat besar itu menghantam Bumi di lepas pantai yang sekarang disebut Semenanjung Yucatán.

Benda itu diperkirakan berdiameter 10 hingga 15 kilometer, menimbulkan ledakan 90 juta megaton sekaligus menghasilkan gelombang kejut planet dan tsunami raksasa.

Berdasarkan teori terkemuka, peristiwa itu bertanggung jawab atas kepunahan dinosaurus secara massal. Yang masih jadi perdebatan hingga kini, apakah benda itu betul asteroid? atau komet?.

Sebuah studi mutakhir yang diterbitkan jurnal Science dan diulas thesun.co.uk, menyebut benda itu sebuah asteroid jenis karbon yang datang dari luar orbit Jupiter.

Penulis penelitian membuat kesimpulan setelah mempelajari isotop rutenium, unsur langka yang di dalamnya ada unsur golongan platina atau PGEs.

Rutenium adalah salah satu unsur paling langka di Bumi dengan 0,001 bagian per juta dan diyakini banyak terdapat di inti bumi. Kenapa lebih banyak berada di inti bumi?.

Hal itu lantaran ketika bumi terbentuk 4,6 miliar tahun lalu, yakni dengan bebatuan yang saling bertumbukan, lautan cairan menghancurkan sebagian besar bumi.

Rutenium juga terkandung di beberapa asteroid, terutama yang berasal dari luar Jupiter, tersimpan dalam tempat dingin. Seperti diketahui ada banyak puing di tata surya, sisa pembentukan.

Komet merupakan sisa-sisa debu dan es, sedangkan asteroid sebagian besar terdiri dari batuan. Seringkali ditemukan juga meteorit, atau pecahan batu kecil yang jatuh ke bumi.

Pemahaman para ilmuwan tentang komposisi asteroid sebagian besar berasal dari hal ini. Namun tidak semua asteroid terbuat dari bahan yang sama. Ada tiga kelas komposisi utama asteroid: tipe C (berkarbon); tipe S (berbatu); dan tipe M (logam).

Sidik jari kosmik Asteroid yang diyakini membunuh dinosaurus ini menghantam Bumi 66 juta tahun lalu antara era Kapur dan Paleogen yang dikenal sebagai batas K-Pg.

Meskipun para ilmuwan tidak dapat mempelajari asteroid lantaran telah hancur, namun mereka masih dapat mempelajari isotop yang tertinggal – dalam hal ini, rutenium.

“Jejak isotop yang kami ukur dapat dianggap sebagai semacam sidik jari,” kata penulis utama penelitian Mario Fischer-Gödde, yang juga ilmuwan dari Institut Geologi dan Mineralogi di Universitas Cologne, Jerman.

Para peneliti juga melakukan pengukuran dari lokasi di Eropa di mana ditemukan puing-puing dari peristiwa yang dikenal sebagai lokasi distal. Mereka menemukan bahwa isotop rutenium dari batas K-Pg sangat mirip dengan meteorit berkarbon.

“Semua hasil dengan jelas menunjukkan bahwa situs mana pun yang kita lihat, semuanya secara konsisten memberikan tanda isotop yang sama dari material asteroid tipe C,” kata Fischer-Gödde. “Jadi itulah mengapa kami cukup yakin akan hal ini,” tambahnya.

Makalah penelitian itu mengesampingkan kemungkinan adanya komet, tetapi Fischer-Gödde mencatat bahwa mereka belum mengumpulkan sampel dari inti komet. Fischer-Gödde juga melihat temuan ini secara filosofis.

“Itu benar-benar peristiwa yang langka dan unik, dan peristiwa ini kita dapat menyebutnya sebagai kebetulan kosmik, jika hal ini tidak terjadi, mungkin kami tidak akan duduk di sini,” ungkapnya.

Jika peristiwa jatuhnya asteroid ke Bumi tidak terjadi dan dinosaurus masih eksis, nenek moyang kita mungkin tidak akan pernah berani merangkak keluar dari guanya lantaran dimangsa dinosaurus.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif 

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bumidinosaurusmisteri asteroidtemuan ilmuwan
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Pingback: Fenomena Astronomi di Langit Bulan Desember, Ini Jadwalnya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Romy Soekarno reses PDIP Blitar Gen Z 2029

Romy Soekarno Targetkan PDIP Jadi Partai Anak Muda, Bidik 52% Pemilih Gen Z di Pemilu 2029

RUPST Bank BJB 2025 di Bale Pakuan Bandung

RUPST Bank BJB 2025: Susi Pudjiastuti Masuk Komisaris, Dividen Rp900 Miliar Dibagikan

dugaan pungli lapas blitar kamar d1 napi korupsi petugas keamanan

Napi Korupsi di Lapas Blitar Dipungli Rp60 juta untuk Kamar Tamping

  • Aktivis PMII Blitar Raya dampingi warga terdampak limbah

    Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In