Poin Penting:
- PDIP menargetkan kembali menjadi partai anak muda untuk menghadapi Pemilu 2029
- Strategi digital dan event kreatif disiapkan untuk menarik 52% pemilih Gen Z
- Kekompakan kader di Dapil VI Jatim ditegaskan melalui reses bersama Romy dan Pulung
Bacaini.ID, BLITAR – Anggota DPR RI Romy Soekarno menargetkan PDI Perjuangan (PDIP) kembali menjadi partai anak muda dengan pendekatan modern dan digital. Langkah ini dilakukan untuk menggaet pemilih pemula, khususnya generasi Z (gen Z) yang diprediksi mencapai 52 persen pada Pemilu 2029.
Keinginan cucu Bung Karno yang juga anggota DPR RI dari Dapil VI Jawa Timur (Blitar, Kediri dan Tulungagung) itu diungkapkan saat acara reses di pendopo kediaman Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Blitar Supriadi alias Kuwat di wilayah Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Selasa (28/4/2026).
Baca Juga:
Romy Soekarno optimistis partainya akan mampu menggaet pemilih pemula, khususnya gen Z yang pada pemilu 2029 jumlahnya diprediksi akan mencapai 52 persen.
“Kita ingin menjadikan PDI Perjuangan seperti sebelum 1998 adalah partai anak muda,” ujar Romy Soekarno kepada wartawan di sela acara Reses DPR RI Selasa (28/4/2026).
Dengan pendekatan yang eksplisit dan modern, PDIP optimistis mampu merangkul gen Z sebanyak-banyaknya dan menjadikan para anak muda tersebut sebagai bagian dari partai.
Di antaranya melalui berbagai platform media sosial. Bagaimana konten-konten kebangsaan, kata Romy dikemas dengan cara yang lebih modern. “Sehingga PDI Perjuangan kembali menjadi partai yang modern,” terangnya.
Kemudian juga dengan menggencarkan event-event kebangsaan sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan gen Z. Seperti menggelar acara Soekarno Run, Banteng Festival, Banteng Milenial, Banteng AI dan sebagainya.
Event-event yang sudah berjalan di kota-kota besar, utamanya Jakarta akan dibreak down ke daerah, khususnya di wilayah Dapil 6 Jawa Timur: Blitar, Kediri dan Tulungagung.
Ideologi Bung Karno harus diejawantahkan secara digital dengan cara menarik sehingga gen Z menjadi tertarik, mengerti sejarah serta mendapatkan relevansinya dengan situasi kekinian.
Sehingga yang hadir adalah kaum muda yang bukan hanya modern tapi juga ideologis. Sebab PDIP kata Romy merupakan partai ideologi. “Ya kita memang bergerak menuju partai modern,” tegasnya.
Seperti diketahui Reses Romy Soekarno di Srengat Kabupaten Blitar dilakukan bareng Pulung Agustanto, anggota DPR RI Fraksi PDIP yang juga dari Dapil VI Jawa Timur.
Kebersamaan di dalam reses tersebut untuk menepis anggapan yang berkembang selama ini bahwa anggota legislatif dalam satu dapil sulit untuk kompak.
Pulung Agustanto menambahkan PDIP pada 2029 akan menghadapi situasi yang tidak ringan dan karenanya salah satu upaya yang dilakukan adalah menggaet pemilih pemula sebanyak-banyaknya.
“Datanya pemilih pemula kurang lebih 52 persen,” tambah Pulung Agustanto.
Reses Romy Soekarno dan Pulung Agustanto di Kabupaten Blitar diketahui dihadiri jajaran pengurus dan kader PDIP Kabupaten Blitar mulai tingkat DPC hingga anak ranting.
Penulis: Solichan Arif





