• Login
Bacaini.id
Friday, June 12, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kuburan Massal Paus Raksasa Usia Jutaan Tahun Ada di Samudra Hindia

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
12 June 2026 21:17
Durasi baca: 4 menit
Fosil dan tulang paus di Whale Necropolis Zona Diamantina Samudra Hindia

Ilustrasi hamparan fosil paus di Whale Necropolis, kawasan laut dalam Zona Diamantina, Samudra Hindia, yang menjadi kuburan paus terbesar dan terdalam di dunia (foto/ist)

Poin Penting:

  • Ilmuwan menemukan kuburan paus terbesar di dunia di Zona Diamantina, Samudra Hindia, dengan hamparan tulang paus sepanjang 1.200 kilometer
  • Fosil tertua yang ditemukan berusia 5,3 juta tahun dan mencakup spesies paus purba yang telah punah
  • Jutaan bangkai paus di kawasan ini membantu mengunci karbon di dasar laut sehingga berkontribusi terhadap kestabilan iklim bumi

Bacaini.ID, KEDIRI – Para ilmuwan internasional baru saja menemukan fenomena luar biasa. Di kedalaman Samudra Hindia, mereka menemukan sebuah wilayah yang dijuluki ‘Whale Necropolis’ atau Kota Kematian Paus’ karena terdapat kuburan paus.

Baca Juga:

  • Ini Hewan Laut Berumur Panjang, Konon Sudah Ada di Jaman Nabi

Di kuburan menghampar fosil dan tulang belulang yang membentang sangat luas hingga ratusan kilometer di salah satu titik terdalam bumi. Kuburan massal paus ini terletak di sebuah wilayah retakan dalam bawah laut yang bernama Zona Diamantina.

Skalanya mengejutkan para peneliti: kumpulan tulang paus ini membentang sepanjang 1.200 kilometer, hampir setara jarak dari ujung barat ke ujung timur Pulau Jawa. Letaknya pun berada di kegelapan abadi, yaitu di kedalaman 4.200 hingga 7.000 meter di bawah permukaan laut.

Ini adalah situs kuburan paus terbesar dan terdalam yang pernah ditemukan manusia. Lewat pengujian ilmiah pada sampel tengkorak terungkap fosil tertua yang ditemukan sudah berusia 5,3 juta tahun. Artinya, tempat ini sudah menjadi lokasi menumpuknya bangkai paus secara turun-temurun sejak zaman purba, jauh sebelum manusia modern ada.

Para ahli menemukan tiga alasan utamanya, mengapa jutaan paus bisa ‘berkumpul’ di tempat terpencil tersebut.

• Tempat Berburu Favorit

Wilayah ini merupakan rumah bagi jenis Paus Paruh. Paus ini adalah penyelam ulung yang hobi mencari makan di laut sangat dalam. Karena mereka hidup dan berburu di sana, banyak yang akhirnya mati alami di tempat tersebut.

• Efek ‘Corong’ Raksasa

Bentuk dasar laut di Zona Diamantina ini mirip seperti huruf V yang sangat curam. Jadi, ketika ada paus yang mati di perairan sekitarnya dan tenggelam, jasad mereka akan menggelinding atau terseret arus bawah laut, lalu terkumpul di dasar jurang tersebut.

• Awet Alami

Di kedalaman seekstrem itu, air laut sangat dingin seperti kulkas dan tidak banyak lumpur yang mengubur mereka. Alhasil, tulang-tulang paus ini tidak hancur atau tertimbun, melainkan tetap utuh tergeletak di dasar laut selama jutaan tahun.

Peneliti Temukan Fosil Paus Purba yang Sudah Punah

Di antara ribuan tulang yang berserakan, para ilmuwan tidak hanya menemukan kerangka dari jenis paus yang masih hidup saat ini. Mereka juga berhasil mendeteksi adanya fosil dari spesies paus purba yang sudah punah jutaan tahun lalu. Spesies baru ini kemudian diberi nama ilmiah Pterocetus diamantinae.

Baca Juga:

  • Tradisi Perguruan Silat Jawa Timur di Bulan Suro: Pengesahan Warga Baru hingga Konsolidasi

Meskipun dijuluki sebagai ‘kuburan’, tempat ini sama sekali tidak mati. Di dasar laut yang gelap dan minim makanan, bangkai paus yang baru jatuh justru menjadi berkah dan sumber makanan raksasa bagi makhluk laut dalam.

Para peneliti melihat bangkai-bangkai ini dikerumuni oleh ribuan hewan unik, mulai dari ubur-ubur, bintang laut, kepiting, hingga cacing khusus pemakan tulang. Bahkan, banyak hewan kecil di sana yang diduga merupakan spesies baru yang belum pernah dilihat manusia sebelumnya.

Para ilmuwan memperkirakan ada lebih dari 10 juta bangkai paus yang tertimbun di sepanjang zona ini. Penemuan ini menjadi sangat penting bagi lingkungan bumi, karena jasad paus yang tenggelam ini berhasil mengunci jutaan ton karbon di dasar laut, sehingga karbon tersebut tidak lepas ke atmosfer dan memicu pemanasan global.

Tanpa disadari, kuburan paus ini telah membantu menjaga suhu bumi tetap stabil selama jutaan tahun.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: bacaini.idfosilkuburan pauspaussamudra hindiawhale necropolis
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Fosil dan tulang paus di Whale Necropolis Zona Diamantina Samudra Hindia

Kuburan Massal Paus Raksasa Usia Jutaan Tahun Ada di Samudra Hindia

Ilustrasi silat. Anggota perguruan silat mengikuti tradisi bulan Suro dalam kegiatan pengesahan dan doa bersama di Jawa Timur

Tradisi Perguruan Silat Jawa Timur di Bulan Suro: Pengesahan Warga Baru hingga Konsolidasi

Ilustrasi silat. Anggota perguruan silat mengikuti tradisi bulan Suro dalam kegiatan pengesahan dan doa bersama di Jawa Timur

935 Personel Polres Trenggalek Disiagakan Selama Bulan Suro 2026, Cegah Gesekan Pesilat

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In