• Login
Bacaini.id
Wednesday, July 15, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Gus Salam Ingatkan Ultimatum Mosi Tidak Percaya kepada PBNU Jika Muktamar NU Molor

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
25 June 2026 07:01
Durasi baca: 3 menit
Gus Salam menyoroti belum diputuskan lokasi Muktamar NU ke-35 yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026

KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) meminta PBNU segera menetapkan lokasi Muktamar NU ke-35 agar pelaksanaan agenda organisasi terbesar Nahdlatul Ulama itu tidak terganggu (foto/Bacaini.id)

Poin Penting:

  • Gus Salam mengingatkan adanya ultimatum mosi tidak percaya dari PWNU kepada PBNU jika Muktamar NU ke-35 tidak terlaksana sesuai jadwal
  • Belum adanya keputusan lokasi muktamar dinilai berisiko mengganggu persiapan dan berpotensi menyebabkan penundaan agenda
  • PBNU diminta segera menetapkan lokasi melalui musyawarah mufakat atau voting untuk menjaga soliditas organisasi NU

Bacaini.ID, JOMBANG – KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam mengingatkan adanya ultimatum mosi tidak percaya dari PWNU kepada PBNU jika Muktamar NU ke-35 tidak terlaksana sesuai jadwal, yakni 1-5 Agustus 2026. Sebab sampai saat ini lokasi muktamar juga belum diputuskan.

BACA JUGA: Buntut Keributan Munas Alim Ulama, Kiai Lirboyo Minta Rekruitmen Pengurus NU Lebih Selektif

Gus Salam merupakan pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang Jawa Timur yang namanya masuk dalam bursa bakal calon Ketua Umum PBNU. Ia menilai keputusan mengembalikan ke PBNU terkait penetapan lokasi muktamar setelah tidak ada titik temu di Munas-Konbes NU sebagai hal yang aneh.

“Dalam Munas-Konbes NU 2026 juga tidak ada titik temu. Bahkan terjadi dinamika seperti yang kita ketahui Bersama. Akhirnya, dikembalikan ke PBNU lagi. Ini kan aneh,” kata Gus Salam menanggapi belum diputuskannya lokasi Muktamar NU ke-35 Rabu (24/6/2026). 

Situasi yang berlarut-larut dengan tidak segera diputuskannya lokasi muktamar sangat berisiko terhadap jadwal yang sudah ditetapkan. Sebab acara yang digelar merupakan hajat besar yang butuh persiapan matang.

BACA JUGA: Munas Konbes NU di Ploso Kediri Siapkan Muktamar NU ke-35 yang Sejuk dan Gembira

Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, menurut Gus Salam ketidakpastian lokasi berpotensi membuat agenda besar organisasi tersebut mundur dari jadwal yang telah disepakati.

“Muktamar ini gawe cukup besar sehingga butuh persiapan matang. Kami berharap PBNU secara mufakat menetapkan muktamar. Kami juga berharap PBNU mendengar rekomendasi masyayikh agar muktamar ditempatkan di pesantren,” tambah Gus Salam.

Ia menjelaskan, dalam situasi normal, penentuan lokasi muktamar biasanya dilakukan melalui rapat gabungan di lingkungan PBNU. Namun mekanisme tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya karena rapat yang digelar tidak menghasilkan keputusan final. 

Bahkan, keputusan penentuan lokasi muktamar sempat dilimpahkan ke forum Munas-Konbes NU 2026 di Pondok Pesantren Al Falah Kediri, tetapi juga tidak menemukan titik temu.

Lokasi Muktamar NU di Lirboyo Kediri

Terkait kemungkinan lokasi Muktmaar NU ke-35 digelar di pondok pesantren Lirboyo Kediri, Gus Salam menilai semua aspirasi harus dihormati, termasuk usulan dari berbagai daerah seperti NTB, DKI Jakarta, dan Cirebon. 

Ia menegaskan keputusan ideal tetap harus melalui mekanisme organisasi yang sah, baik musyawarah mufakat maupun voting jika diperlukan, agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di internal NU.

“Menurut saya harus dilakukan secara administrasi organisasi. Rapat gabungan. Kalau bisa musyawarah mufakat, lebih baik dan elegan. Kalau memang tidak bisa yang lewat voting. Sehingga kontroversi itu tidak menganggu kekompakan dan kebersamaan warga NU, atau struktur NU yang ada di wilayah dan cabang,” pungkasnya.

Penulis: Syailendra

Editor: Solichan Arif

BACA JUGA: Maklumat 26 KMNU Diluncurkan Jelang Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Kediri, ini Isinya dan artikel lainnya di Rubrik BACA

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: Gus Salammuktamar NUmuktamar NU 2026Munas Konbes NUNUPBNU
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ketua Komite SMKN 1 Doko Kabupaten Blitar menjelaskan polemik pembelian seragam sekolah dan WAG Seragam yang menjadi sorotan wali murid

Komite SMKN 1 Doko Blitar Bantah Arahkan Siswa, Tapi Ada WAG Seragam

Ilustrasi Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan siluet masyarakat adat Indonesia, peta Nusantara, dan simbol dokumen KTP sebagai representasi pengakuan negara terhadap penghayat kepercayaan

Hari Kepercayaan Resmi Ditetapkan, Jawa Timur Punya 50 Aliran Spiritual Nusantara

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep

Strategi PSI Menjadikan Jawa Timur Kandang Gajah

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In