• Login
Bacaini.id
Friday, May 1, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Gus Fawait Buka Peluang Perawat Pimpin Puskesmas, Tekankan Soliditas Nakes

ditulis oleh Redaksi
11 April 2026 19:14
Durasi baca: 2 menit
Bupati Jember Muhammad Fawait bersama forkopimda saat halal bi halal dengan PPNI Jember

Bupati Jember Muhammad Fawait bersama forkopimda saat halal bi halal dengan PPNI Jember

Bacaini.id, JEMBER – Momentum halalbihalal sekaligus peringatan HUT ke-52 PPNI di Pendopo Wahyawibawagraha dimanfaatkan Bupati Jember, Gus Fawait, untuk menegaskan arah baru kebijakan kesehatan: tanpa sekat profesi dan berbasis kinerja.

Suasana hangat namun khidmat terasa di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (11/4/2026). Agenda halalbihalal yang dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke-52 itu menjadi ruang konsolidasi tenaga kesehatan di Jember.

Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk merangkul seluruh elemen tenaga kesehatan, tanpa membedakan latar belakang profesi.

Menurutnya, penguatan sektor kesehatan tidak bisa berjalan parsial. Kolaborasi antara dokter spesialis, dokter umum, bidan, hingga perawat menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas layanan.

“Semua harus jalan bersama. Kita ingin pelayanan kesehatan di Jember ke depan jauh lebih baik dengan kerja yang solid,” ujarnya.

Salah satu kebijakan yang disorot adalah soal kesetaraan karier. Pemkab Jember mulai membuka ruang lebih luas bagi tenaga kesehatan untuk menduduki jabatan strategis, termasuk posisi Kepala Puskesmas.

Untuk pertama kalinya, perawat diberi kesempatan memimpin fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama tersebut. Langkah ini disebut sebagai bagian dari perubahan arah kebijakan berbasis kompetensi.

“Kesempatan berkarier kita buka selebar-lebarnya. Tidak lagi berbasis profesi tertentu, tapi pada kinerja,” tegasnya.

Di sisi lain, Gus Fawait juga mendorong PPNI untuk terlibat aktif dalam berbagai program prioritas daerah. Sejumlah program yang disiapkan antara lain Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, program 1.200 tenaga kesehatan, hingga layanan homecare.

Tak berhenti di situ, Pemkab Jember juga mulai membidik target jangka panjang. Gus Fawait menyebut pengembangan wisata medis sebagai salah satu visi yang ingin diwujudkan, dengan mencontoh praktik di negara maju.

Harapannya, Jember tidak hanya dikenal sebagai daerah dengan potensi wisata alam, tetapi juga memiliki layanan kesehatan yang mampu menarik pasien dari luar daerah.

“Kalau semua elemen nakes solid, pelayanan akan maksimal. Dari situ kita bisa dorong Jember jadi salah satu tujuan layanan kesehatan,” ujarnya.

Agenda ini sekaligus menjadi penanda bahwa reformasi sektor kesehatan di Jember tidak hanya menyasar program, tetapi juga pola relasi antarprofesi.(meg/ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi pajak. Foto:Istimewa

DJP Perpanjang Waktu Lapor SPT Badan

Gedung KPK usai OTT Wali Kota Madiun Maidi terkait dugaan korupsi

Skandal Pita Cukai Rokok, Dua Jalur Satu Jaringan Korupsi

Wiji Thukul penyair perlawanan Indonesia yang hilang sejak 1998

May Day 2026: 3 Puisi Perlawanan Wiji Thukul tentang Nasib Buruh dan Kekuasaan

  • Letda Bintang Revolusi pembaretan Kopassus 2026 Nusakambangan

    Profil Letda Mohammad Bintang Revolusi, Perwira Muda Asal Blitar Pimpin Yel-Yel Pembaretan Kopassus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In