• Login
Bacaini.id
Friday, July 24, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Fakta Mengejutkan, Stunting Banyak Terjadi Pada Keluarga Mampu

ditulis oleh
10 July 2024 18:54
Durasi baca: 2 menit
Ilustrasi anak-anak pra sejahtera. Foto: unsplash

Ilustrasi anak-anak pra sejahtera. Foto: unsplash

Bacaini.ID, TULUNGAGUNG – Fakta mengejutkan tentang kasus stunting terungkap di Kabupaten Tulungagung. Bukan melanda keluarga bawah, kasus stunting justru terjadi pada anak keluarga mampu.

Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan, Kesejahteraan Keluarga (KBK3) Tulungagung, Drs. Ahmadi, M.M. mengatakan jumlah anak penderita stunting lebih besar dari kalangan berada.

“Di Kabupaten Tulungagung, prosentase  antara keluarga mampu dengan tidak, justru banyak anak dari keluarga mampu yang terkena stunting,” katanya dikutip dari laman rsud.tulungagung.go.id.

Mengapa ini bisa terjadi?

Ahmadi menjelaskan, pola asuh yang kurang pas sering memicu kurangnya pemenuhan gizi anak. Diduga ini terjadi akibat kesibukan orang tua yang kurang memperhatikan pola makan anak.

“Tak boleh dianggap remeh, stunting dapat mengakibatkan anak tumbuh tidak sesuai teman sebayanya. Akibat lain yang dapat terjadi ialah  kecerdasan otak menurun dan kekebalan tubuh yang rentan terkena penyakit,” tambah Ahmadi.

Ahli Gizi RSUD dr. Iskak, Sri Hartatik, S.Tr.Gz  mengatakan banyaknya kafe dan makanan siap saji yang dinikmati remaja turut menyumbang kasus ini. Menu-menu café yang cenderung tidak seimbang menjadi ancaman kesehatan mereka.

“Seperti makanan dan minuman yang terlalu manis dengan kalori dan karbohidrat tinggi. Jika pola konsumsi seperti ini terus dilakukan, dapat menurun ke pola asuh anak di masa depan,” ungkapnya.

Sri Hartatik menambahkan, stunting dapat dicegah sejak anak dalam kandungan. Demikian pula ketika anak lahir, hal yang harus dilakukan adalah memberikan ASI eksklusif minimal 0-6 bulan secara rutin.

Pemberian makanan tambahan bagi anak harus dilakukan sejak usia 6 bulan dan tidak boleh telat. “Pemenuhan gizi seimbang dapat diberikan orang tua, terdiri dari nasi, lauk, sayur, buah dan susu. Makanan mengandung zat gizi yang diperlukan, seperti karbohidrat yang cukup, protein nabati dan hewani,” jelas Sri.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: RSUD dr Iskak TulungagungstuntingTulungagung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Buaya terlihat muncul di kawasan Pantai Sine Tulungagung sebelum kembali berenang ke tengah laut

Buaya Muncul di Pantai Sine Tulungagung, Warga dan Nelayan Geger

Ilustrasi anak korban kekerasan sebagai sorotan Hari Anak Nasional dengan tingginya kasus di Jawa Timur

Kasus Kekerasan Anak di Jatim Tertinggi, Tapi Banyak Tak Diproses Hukum

Anak-anak mengikuti peringatan Hari Anak Nasional sebagai momentum refleksi sejarah perubahan perayaan dari 6 Juni menjadi 23 Juli di Indonesia

Sejarah Hari Anak Nasional: Mengapa Dipindah dari 6 Juni ke 23 Juli?

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In