• Login
Bacaini.id
Saturday, May 30, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Dipanggil Mas Dhito, Bocah SD Tanyakan Cara Dapat KIP

ditulis oleh Editor
2 December 2022 20:58
Durasi baca: 3 menit
Mas Dhito saat ngobrol bersama Brian. Foto: Ist

Mas Dhito saat ngobrol bersama Brian. Foto: Ist

Bacaini.id, KEDIRI – Seorang bocah bernama Muhamad Brian Putra dengan berani mengajukan pertanyaan cara mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Tak tanggung-tanggung, bocah kelas 3 SD NU Darussalam itu bertanya langsung kepada Bupati Kediri.

Momen tidak biasa itu terjadi pada acara Jumat Ngopi di Balai Desa Puhsarang, Kecamatan Semen, 2 Desember 2022. Bocah berusia 10 tahun itu sejak awal terlihat antusias mengikuti acara Jumat Ngopi.

Duduk dibagian depan, Brian hanya melihat-lihat peserta lain yang usianya lebih tua darinya bertanya kepada bupati. Melihat bocah kecil itu, Bupati Kediri. Hanindhito Himawan Pramana memanggil dan memintanya untuk maju.

“Tanya bagaimana caranya dapatkan KIP?,” tanya Brian kepada Mas Dhito.

Melihat keberaniannya, bukannya langsung menjawab Mas Dhito malah bertanya balik kepada Brian mengenai pekerjaan bapak dan ibunya.

“Bapak petani, ibu penjual minuman,” aku bocah yang memiliki cita-cita menjadi polisi itu secara spontan.

Mendengar pengakuan Brian, Mas Dhito menginstruksikan Plt Kepala Dinas Pendidikan, Mokhamat Muhsin yang turut hadir supaya menguruskan KIP untuk Brian.

“Pak Muhsin tolong dicatat, Senin kita proses,” pinta Mas Dhito.

Sebagai bentuk kebanggaan terhadap keberanian Brian, Mas Dhito memberikan hadiah topi miliknya. Tak hanya itu, dia juga akan memberikan hadiah berupa sepatu dan sepeda untuk Brian.

“Nanti saya kirim sepeda,” janji Mas Dhito.

Rina, ibunda Brian yang duduk menunggu diantara peserta Jumat Ngopi lain mengaku bangga dengan keberanian anaknya. Dia menceritakan bahwa putranya itu memang ingin mendapat KIP seperti temannya di sekolah.

“Sebelumnya dipameri temannya yang dapat KIP katanya uangnya diambil di kantor pos. Di rumah tanya saya kenapa dia tidak dapat,” cerita Rina.

Semenjak itu, di rumah Brian menyampaikan keinginannya supaya bisa mendapatkan uang seperti temannya. Keinginan itulah yang membuat Brian berani bertanya langsung kepada bupati.

Dikonfirmasi terkait pengurusan KIP, Mokhamat Muhsin menerangkan ada dua jalur untuk bisa menerima KIP, yakni jalur terpadu berdasar data warga kurang mampu dan jalur pengajuan dari satuan pendidikan.

Pengajuan KIP juga harus dilampiri surat keterangan tidak mampu dan Muhsin mengaku telah menyampaikan kepada orang tua Brian supaya mengurus surat keterangan tidak mampu ke pemerintah desa terlebih dahulu.

“Nanti kalau sudah ada surat keterangan tidak mampu dari desa, baru kita ajukan ke kementerian pendidikan,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikannya apabila dari pengajuan yang dilakukan ternyata tidak bisa mendapatkan KIP, pihaknya akan berupaya membantu dengan cara lain.

“Akan kita upayakan supaya Brian bisa mendapatkan beasiswa dari Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA),” pungkasnya.(ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Bupati Dhitokabupaten kediripemkab kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Latihan squat untuk menjaga kesehatan otot bokong atau glutes

Otot Bokong Ternyata Pengaruhi Umur Panjang, Ini Penjelasan Ahli Kesehatan

Samanhudi Anwar duduk di rumahnya di Kota Blitar sambil berbincang mengenai politik dan KONI Kota Blitar

Samanhudi Anwar Never Give Up di Tengah Polemik KONI Kota Blitar

Host live streaming sedang menjual produk dengan gaya komedi

Shoppertainment Meledak di Indonesia, Live Jualan Kocak Jadi Mesin Uang Baru

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In