Bacaini.ID, JEMBER – Proses pemugaran dan revitalisasi fisik di SDN Sumberanget 01, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, terus digenjot oleh pihak pelaksana lapangan. Proyek rehabilitasi skala besar ini melibatkan sekitar 20 orang pekerja yang sebagian besar merupakan warga lokal maupun dari desa tetangga.
Mandor proyek pembangunan, Noto Mulyo, menjelaskan bahwa pengerjaan fisik ini mencakup rehabilitasi total pada sejumlah ruang kelas, perbaikan sebagian area perpustakaan, serta pembangunan tiga titik fasilitas Unit Kesehatan Sekolah (UKS) baru.
“Pengerjaannya ya rehab ini, ruangan. Ada yang rehab total seperti atapnya, terus perpustakaan itu cuma rehab sebagian. Kalau UKS itu baru, ada tiga titik,” ujar Noto Mulyo saat ditemui di lokasi proyek pada Senin (21/9/2026).
Kendala Musim Tembakau dan Ketersediaan Material
Dalam pelaksanaannya, pihak mandor dan para pekerja menemui sejumlah tantangan di lapangan. Salah satu kendala utama dalam pengerahan tenaga kerja adalah musim panen tembakau yang bersamaan dengan jalannya proyek. Kondisi ini membuat sebagian warga sekitar banyak yang memilih merantau atau bekerja ke Bali akibat desakan ekonomi.
Selain tenaga kerja, dinamika logistik material bangunan juga menjadi catatan tersendiri dalam menjaga ketepatan waktu pengerjaan. Menurut Noto, pengiriman material yang datang secara bersamaan dengan proyek revitalisasi sekolah lain di wilayah sekitar sempat membuat distribusi beberapa komponen agak tertunda.
Kendati demikian, pihak pengelola proyek menyiasati kendala tersebut dengan menerapkan manajemen pengerjaan yang fleksibel agar tidak terjadi penumpukan waktu tunggu material.
“Mungkin kendalanya kan bahan ini, karena mungkin rehab ini kan bersamaan jadi bahannya yang agak tertunda-tunda. Jadi saya atur pekerjaan itu mana yang bisa dikerjakan dulu, lebih dikerjakan dulu. Enggak nunggu satu bahan habis,” tambahnya.
Target Selesai 100 Hari
Proyek revitalisasi yang telah berjalan sekitar tiga minggu sejak dimulai pada akhir Agustus lalu ini ditargetkan rampung dalam kurun waktu tiga bulan atau sekitar 100 hari kerja. Dengan pengerjaan yang terus dikebut, pihak kontraktor berharap seluruh fasilitas baru mulai dari ruang kelas yang representatif, perpustakaan, hingga fasilitas UKS dan sanitasi dapat segera diserahterimakan dan kembali dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa serta guru SDN Sumberanget 01. (meg/adv)




